Digerebek, Kuil Ini Simpan 40 Anak Harimau di Freezer

Oleh: Juli Etha Ramaida Manalu 01 Juni 2016 | 15:02 WIB
Anak harimau/sikerado.hu

Kabar24.com, JAKARTA -  Otoritas satwa liar Thailand menemukau 40 bangkai anak harimau di dalam freezer di kuil harimau, Rabu (1/6/2016) ketika mereka memindahkan hewan-hewan yang masih hidup dari tempat tersebut sebagai respons atas tekanan internasional terkait dugaan penyelundupan dan penganiayaan.

Kuil Buddha yang terletak di Provinsi Kanchanaburi di wilayah barat Bangkok tersebut merupakan sebuah tujuan wisata. Banyak turis melakukan swa foto dengan anak-anak hewan yang sedang diberi makan menggunakan dot.

Namun, belakangan, kuil tersebut diinvestigasi atas dugaan pernyelundupan /perdagangan dan penyiksaan satwa liar. Sebuah penyergapan yang dimulai pada Senin merupakan langkah terbaru yang dilancarkan sejak 2001 agar para hewan tersebut bisa dilindungi di bawah kuasa negara.

Bagian-bagian tubuh tertentu dari harimau acap kali digunakan dalam pengobatan tradisional China.

Adisorn Nuchdamrong, Wakil Direktur Jenderal Departemen Taman Nasional mengatakan, keempat puluh bangkai anak harimau tersebut ditemukan dalam freezer di area dapur.

 “Pasti anak-anak harimau [yang dibekukan tersebut] memiliki nilai khusus bagi kuil ini, tetapi saya tidak bisa menebak [seberapa besar atau apa nilai yang terkandung dalam 40 anak harimau tersebut],” katanya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (1/6/2016).

Sementara itu, biarawan yang ada di kuil belum bisa dimintai keterangan. Petugas telah memindahkan 52 ekor harimau yang masih hidup dari kuil tersebut sejak Senin dan masih ada sekitar 85 harimau lagi.

Thailand, telah lama menjadi hub untuk perdagangan gelap satwa liar dan produk hutan, termasuk gading. Burung-burung eksotis, mamalia, dan reptil [beberapa merupakan hewan langka] seringkali bisa ditemukan dijual di pasar.

Pada Selasa, orang-orang dari Ethical Treatment of Animals mengatakan kuil tersebut merupakan neraka bagi hewan dan meminta para turis untuk berhenti mengunjungi tenpat-tempat atraksi hewan baik di negara sendiri maupun di luar negeri.

 

Sumber : Reuters

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer