IPOC: Kementerian ATR Akan Percepat Proses HGU Jadi 90 Hari

Oleh: Feri Kristianto 24 November 2016 | 13:16 WIB
- Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil berjanji akan membantu pelaku usaha perkebunan kelapa sawit untuk mendapatkan kepastian hukum terkait legalitas lahan./ilustrasi

Bisnis.com, DENPASAR-- Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil berjanji akan membantu pelaku usaha perkebunan kelapa sawit untuk mendapatkan kepastian hukum terkait legalitas lahan.

Salah satu kebijakan yang akan dikeluarkan kementerian ini adalah mempercepat pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) menjadi hanya 90 hari dari sebelumnya bisa mencapai 3 bulan.

"Saya ingin benahi dan minta perusahan lahan lebih dari 25 Ha agar urus HGU, mungkin tiga bulan kedepan HGU selesai paling lama 90 hari.‎ Sebab kami ingin persaingan lebih sehat sehingga sama-sama bisa perbaiki kelapa sawit," ujarnya saat memberikan sambutan ‎memberikan sambutan pembukaan 12th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2017 Price Outlook di Nusa Dua, Kamis (24/11/2016).

Percepatan proses HGU diharapkan akan mendorong petani kecil untuk menjangkau sektor perbankan dan sertifikasi‎ Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Dengan begitu, harga sawit yang dihasilkan oleh petani semakin kompetitif dan dalam jangka panjang rakyat semakin berkelanjutan.

Sofyan menegaskan akan mengundang semua perusahaan untuk membantu pemerintah mendata lahan di bawah 25 Ha. Dengan begitu pemilik lahan kurang dari 25 Ha juga tetap akan dibantu, dengan cara bergabung dalam wadah koperasi.

Editor: Gita Arwana Cakti

Berita Terkini Lainnya