43 Pengusaha Kecil Kantongi Rp1,5 Miliar Dana Usaha Telkom Balikpapan

Oleh: Nadya Kurnia 21 Desember 2016 | 17:23 WIB
43 Pengusaha Kecil Kantongi Rp1,5 Miliar Dana Usaha Telkom Balikpapan
Ilustrasi/JIBI

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Telkom Witel Balikpapan menyalurkan dana usaha kuartal IV/2016 senilai Rp1,5 miliar kepada 43 mitra usaha dalam Program Mitra Binaan Telkom untuk meningkatkan kemandirian usaha para mitra.

General Manager Telkom Witel Balikpapan Amin Soebagyo mengatakan pihaknya telah menyalurkan dana usaha senilai Rp51,1 miliar sejak program ini berjalan mulai 2002.

"Mereka yang mendapatkan dana usaha bergerak di sektor jasa dan perdagangan, memang dominan di sektor tersebut karena kami selaraskan dengan program pemerintah daerah," ungkapnya, Rabu (21/12/2016).

Adapun rinciannya adalah Rp15 juta untuk 15 pelaku usaha industri, pada bidang jasa sebesar Rp750 juta kepada 21 pelaku usaha dan Rp245 juta untuk 5 pelaku usaha bisang peternakan.

Kemudian Rp40 juta untuk 2 pelaku usaha sektor perikanan dan Rp120 juta untuk 4 pelaku usaha.

Sepanjang tahun, total dana pinjaman yang digelontorkan sebesar Rp6 miliar. Dana usaha itu diserap 225 debitur dengan beragam jenis usaha.

Selain memberikan dana usaha bergulir, Telkom juga menjalankan program bina lingkungan sejak 2004. Dengan kedua program ini diharapkan pelaku usaha dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengapresiasi program-program bersifat corporate social responsibility yang dijalankan oleh Telkom sejak bertahun-tahun lalu lamanya.

Menurutnya, dari sekian banyak perusahaan yang beroperasi di kota minyak, hanya 30 perusahaan yang menyalurkan bantuan dalam bentuk CSR.

Dan jika seluruh perusahaan menunjukkan kepeduliannya, perekonomian daerah akan terdongkrak secara bertahap.

"CSR tidak selalu memberikan bantuan uang karena sama saja mendidik menjadi malas. Bisa bermitra dengan Pemkot melalui Perusda kemudian dalam pengerjaannya, Perusda melibatkan pelaku usaha lokal, di sini ada Kadin dan asosiasi sektor usaha."

 

Editor: Yoseph Pencawan

Berita Terkini Lainnya