Kemendesa Dorong Desa di Flores Timur Bangun Embung

Oleh: Thomas Mola 09 Februari 2017 | 23:40 WIB
Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Desa di Flores Timur didorong untuk membangun embung untuk ketersediaan air bagi pertanian.

Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo menilai, embung dapat menjawab permasalahan air bersih yang kerap kali dihadapi oleh masyarakat paling timur Pulau Flores tersebut.

"Memang Flores Timur keadaannya masih susah tapi jangan dijadikan hambatan. Dibutuhkan pahlawan-pahlawan seperti bapak-bapak untuk mengolah dan menggali potensi di daerahnya masing-masing," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/2/2017).

Eko menuturkan pembuatan embung bisa dialokasikan dari dana desa sekitar Rp 200-500 juta. Dampak yang bisa dirasakan adalah peningkatan produktivitas hasil tani. Dari rata-rata 1,4 kali panen, dengan adanya embung dapat menjadi 3 kali panen.

"Dalam pengerjaannya, nanti masyarakat bisa dibantu oleh TNI AD untuk sama-sama bangun embung supaya di sini tidak kesulitan air lagi," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Wailolong, Kabupaten Flores Timur, Yoseph Pehan Hurint mengatakan dana desa telah membantu Desa Wailolong keluar dari masalah krisis air bersih. Dana desa digunakan untuk membangun jaringan pipa sehingga masyarakat dapat langsung menikmati air bersih.

"Dengan adanya dana desa masyarakat senang karena ada air bersih. Masyarakat sangat membutuhkan itu. Saat ini baru satu jalur. Ke depan direncanakan untuk dialirkan ke rumah-rumah warga," ujarnya.

Yosep menambahkan, anggaran dana desa 2016 lalu digunakan untuk membangun pipanisasi jaringan air bersih dengan biaya sebesar Rp 150 juta. Pipa ini dibangun sepanjang 5.000 meter dari pusat mata air.

Selain itu, warga juga memanfaatkan dana desa untuk membangun parit sepanjang 540 meter dengan anggaran Rp 80 juta. Pengerjaannya pun dilakukan secara swadaya.

"Setelah ada dana desa, pada prinsipnya kita merencanakan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Yoseph.

Editor: Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkini Lainnya