Jelang Debat Terakhir Pilgub Jakarta, IHSG Lanjutkan Penguatan

Oleh: Renat Sofie Andriani 10 Februari 2017 | 09:25 WIB
Karyawan berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA– Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (10/2/2017).

IHSG (http://www.idx.co.id/) hari ini dibuka dengan kenaikan 0,13% atau 6,84 poin di level 5.378,92 dan menguat 0,26% atau 14,01 poin ke level 5.386,09 pada pukul 09.05 WIB.

Pada perdagangan Kamis (9/2), IHSG ditutup dengan penguatan 0,20% atau 10,99 poin di posisi 5.372,08, mengakhiri pelemahan dua harinya.

Sebanyak 26 saham bergerak menguat, 9 saham bergerak melemah, dan 504 saham stagnan dari 539 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama dari sektor pertanian (+0,93%), finansial (+0,45%), dan properti (+0,42%).

Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa lainnya di Asia Tenggara. Indeks FTSE Straits Time Singapura menguat 0,65%, indeks FTSE KLCI Malaysia menguat 0,49%, sedangkan indeks PSEi Filipina naik tipis 0,01%.

Samuel Sekuritas memprediksikan penguatan IHSG pada perdagangan hari ini setelah Moody’s merevisi naik outlook RI.

Tim riset Samuel Sekuritas memaparkan indeks AS semalam ditutup menguat seiring dengan penguatan pasar tenaga kerja, new claims tercatat turun 12.000 menjadi hanya sebesar 234.000. Jumlah tersebut di bawah estimasi konsensus 250.000 dan level sebelumnya sebesar 246.000.

Adapun, penguatan bursa AS, diikuti oleh Bursa Eropa yang juga menguat dengan bursa Prancis mencatat penguatan terbesar 1,25%.

Dari pasar Asia pasifik, China melaporkan cadangan devisa Januari yang jatuh sebesar US$12,3 miliar menjadi sebesar US$2,9 triliun. Penurunan ini lebih besar dari yang diestimasi konsensus sebesar US$10,5 miliar.

Para analis menilai penurunan ini merupakan upaya pemerintah China untuk menekan pelemahan CNY terhadap penguatan US$ dan membatasi capital outflows. Di sisi lain, China melaporkan cadangan emas tumbuh menjadi US$71,3 miliar di akhir Januari dari sebesar US$67,8 miliar di bulan Desember.

Dari pasar komoditas harga minyak dunia tercatat naik seiring laporan OPEC yang menyatakan Arab Saudi yang telah memangkas produksinya di bulan Januari menjadi sebesar 9,98 juta barel per hari, sedangkan sebelumnya 10,06 juta barel per hari.

Secara keseluruhan, OPEC saat ini mencatat penurunan produksi sebesar 1,14 juta barel per hari atau 91% dari kesepakatan pemotongan produksi sebanyak 1,2 juta barel per hari yang disetujui pada Oktober. Harga minyak di pasar Brent ditutup menguat menjadi US$55,6 per barel.

Dari dalam negeri, IHSG kemarin ditutup menguat dengan masuknya dana asing senilai Rp887 miliar seiring dengan sentimen positif dari Moody’s yang menaikkan outlook surat utang Indonesia dari stabil menjadi positif.

“Di sisi lain, debat terakhir pemilihan gubernur DKI Jakarta yang diadakan hari ini sebelum pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tanggal 15 Februari 2017, menjadi perhatian investor domestik. Nilai tukar rupiah tercatat melemah tipis ke Rp13.335, sedangkan EIDO tercatat menguat,” papar riset tersebut.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 menguat 0,27% atau 1,24 poin ke 467,89, setelah dibuka dengan kenaikan 0,11% atau 0,50 poin di posisi 467,16.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau kembali melemah 0,13% atau 17 poin ke Rp13.312 per dolar AS pada pukul 09.06 WIB.

 

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BMRI

+1,09%

HMSP

+0,52%

BBNI

+0,81%

UNVR

+0,24%

 

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

ASII

-0,31%

GGRM

-0,64%

SCMA

-1,37%

ICBP

-0,59%

Sumber: Bloomberg

Editor: Gita Arwana Cakti

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer