Kaltim Prioritaskan Pendanaan Untuk Pilkada 2018

Oleh: Nadya Kurnia 02 Maret 2017 | 17:33 WIB
Uang rupiah./JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak akan memprioritaskan pendanaan untuk Komisi Pemilihan Umum Kaltim guna mendukung pelaksanaan tahapan Pilkada Kaltim 2018.

Selain Kaltim, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga akan menggelar Pilkada pada tahun yang sama.

"Pembahasannya memang bukan di pemprov, tapi di Tim Anggatan Pemerintah Daerah dan di Badan Anggaran DPRD. Tapi pada prinsipnya saya dukung usulan anggaran KPUD," jelasnya dikutip dari website resmi Pemprov Kaltim, Kamis (2/3/2017).

Pada 2016, KPUD Kaltim mengusulkan besaran anggaran untuk memenuhi kebutuhan Pilkada 2018 sebanyak Rp526 miliar. Namun dirasionalisasi menjadi Rp486 miliar, dan direvisi menjadi Rp428 miliar.

Lebih lanjut, Awang mengatakan sudah menjadi kewajibannya sebagai gubernur untuk mendukung dan berupaya memenuhi kebutuhan Pilkada Kaltim 2018.

"Oleh karena itu, usulan penganggaran dana untuk  tahapan dan pelaksanaan Pemilukada Kaltim  2018 dari  KPU kita tunggu hasilnya, semoga jumlah yang diusulkan tidak mengalami perubahan," kata Awang.

Ketua KPUD Kaltim M. Taufik mengatakan pelaksanaan Pilkada akan berlangsung dalam dua tahapan, terbagi antara 2017 dan 2018. Untuk tahun ini, pemprov akan mendanai melalui APBD perubahan.

"Apa yang kami usulkan, nantinya juga akan dibahas di Banggar DPRD Kaltim. Kami sangat mengharapkan usulan penganggaran tersebut bisa satu ide dangan Pemprov Kaltim, sehingga kami bisa fokus dan bekerja untuk melaksanakan tahapan-tahapan Pemilukada Gubernur Kaltim 2018," tutup Taufik.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya