Lion Air Bakal Buka Rute Pontianak-Kuching Maret Ini

Oleh: Yanuarius Viodeogo 02 Maret 2017 | 16:30 WIB

Bisnis.com, PONTIANAK-–Maskapai penerbangan Lion Air berharap tingkat keterisian penumpang rute Kalimantan Barat bisa meningkat terus setiap tahun, seiring dengan dibukanya sejumlah rute penerbangan baru pada tahun ini salah satunya Pontianak-Kuching.

Senior Sales Manager Lion Air Group Pontianak Mochamad Helmi mengatakan, ada 1 kota ke luar negeri dan 1 kota lagi dalam negeri sebagai target maskapai menambah lagi jumlah penumpang.

Adapun, perusahaan akan membuka rute teranyar tujuan Pontianak-Kuching (Malaysia) pada akhir Maret ini dan Pontianak-Bandung (Jawa Barat) yang rencananya tahun ini.  

“Dalam sehari penumpang Lion Air yang keluar dari Pontianak mencapai 2.700 seats atau rerata 81.000 seat setiap bulannya, setelah dibukanya rute baru seperti ke Balikpapan dan Solo. Kita berharap penumpang berharap lagi, nanti saat rute ke Kuching dibuka,” kata Helmi kepada Bisnis, Kamis (2/3).

Adapun, frekuensi penerbangan kedua kota tersebut rencananya akan berlangsung 1 kali penerbangan. Rute ke Kuching menjadi lumbung potensi yang besar, karena tidak sedikit warga Pontianak yang hendak ke kota tersebut untuk berwisata dan berobat.

Dengan demikian, Lion memiliki 15 frekuensi penerbangan dalam sehari yang terdiri dari rute ke Jakarta sebanyak 9 kali, Surabaya 2 kali, Batam, Ketapang, Balikpapan dan Solo masing-masing 1 kali frekuensi penerbangan dengan keterisian penumpang telah mencapai 95% pada awal tahun ini.  

Maskapai ini juga mengklaim mendominasi market share dibandingkan dengan maskapai lain yang mencapai 65% pada awal tahun ini, baik yang menggunakan tipe pesawat boeing maupun ATR 72.

“Kami maskapai yang memberikan harga spesial Rp386.000 ke Jakarta dan kami memiliki jadwal penerbangan pada malam hari dari pukul 07.00--20.00 Wib. Dalam sehari kami punya 700 frekuensi penerbangan ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kendati mengklaim memiliki jumlah keterisian penumpang yang padat, Helmi masih berharap pemerintah daerah di Kalimantan Barat bisa mendorong wisatawan dalam dan luar negeri mengunjungi daerah ini, dalam keterisian penumpang pesawat.   

“Walau pun jumlah penumpang mencapai 95%, tapi masih kalah dengan daerah lain yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lain,” kata dia.

Badan Pusat Statistik menyebutkan, Kunjungan wisatawan mancanegara yang mampir ke Kalimantan Barat mengalami penurunan 19,83% pada Januari 2017  menjadi 3.380 kunjungan dari Desember 2016 sebanyak 4.216 kunjungan.

Selain itu, pihaknya juga sedang menggarap tingkat keterisian kargo yang jumlahnya belum optimal terutama untuk pengiriman dari Pontianak. Dia menyebutkan, keterisian kargo menggunakan jasa Lion Air Group masih kecil yakni sebesar 10%.

“Kalau dari luar Pontianak lebih dari itu, tapi juga masih sedikit karena barang yang dikirim adalah pesanan online seperti pakaian, souvenir, telepon genggam dan dokumen surat-surat berharga,” sebutnya.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer