Kemenpar Dukung Dua Event Kuliner di Davao City Filipina

Oleh: Ropesta Sitorus 18 Maret 2017 | 00:35 WIB
Cakalang bakar rica/Pinterest

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao City menggelar dua event kuliner sekaligus di Filipina Selatan sebagai upaya menggenjot promosi di Asia Tenggara. 

Eventnya yakni 1st Indonesian Food and Beverages Expo (IFBE) di House of Indonesia Davao City pada 17-19 Maret 2017. Pada tanggal yang sama, juga mengadakan Indonesian Culinary Festival (ICF) bekerjasama dengan Hotel Marco Polo Davao City.

KJRI Davao City Berlian Napitupulu mengatakan banyak masyarakat Filipina yang belum mengenal negara dan produk Indonesia dengan baik. Karena itu pihaknya berupaya mengadakan pameran produk dan promosi kuliner Indonesia, termasuk mengajak para pejabat terkait dan pelaku usaha di Mindanao.

Sebenarnya beberapa produk Indonesia sudah mulai masuk di pasar Filipina Selatan, namun sebagian produk tersebut masuk melalui negara ketiga,” ujar Berlian lewat keterangan tertulis yang disampaikan Kemenpar, Jumat (17/3/2017). 

Dalam kegiatan Indonesia Culinary Festival (ICF) tersebut, Kemenpar mengirimkan dua chef untuk menjadi narasumber, demo masak, cocktail, dan dinner yaitu Chef Joko Wiyono dan Chef Muhammad Solihin dengan membawa makanan khas Manado.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizky Handayani mengatakan masakan Manado dipilih karena merupakan destinasi terdekat dengan Filipina.

"Masakan Indonesia Timur yang dipertunjukkan nanti dengan mengusung Trailing taste of East Indonesia Spices dengan bahan baku makanan dari Indonesia yang tidak ada di Davao antara lain bumbu dan rempah,” katanya.

Rizky menambahkan, di event ini Kemenpar juga memberikan dukungan pengiriman tim Cultural Performance yaitu Trio Batak. Selain itu, juga disediakan materi promosi pariwisata Indonesia.

Manado menjadi negara yang dibidik Kemenpar dalam berpromosi lantaran faktor aksesnya yang dekat ke Filipina, terutama Cebu Island dan Davao City. Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya bertemu dengan pihak Jeju Air dan Jin Air Korea di Seoul dan mendorong untuk membuka rute ke Manado.

Editor: Andhika Anggoro Wening

Berita Terkini Lainnya