BI Melihat 'Jurang Ekonomi' di Pulau Jawa Lebih Terjal

Oleh: Fajar Sidik 19 Maret 2017 | 14:25 WIB
Karyawan keluar dari gedung Bank Indonesia di Jakarta./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, BANDUNG - Bank Indonesia menilai kesenjangan ekonomi di Indonesia bukan hanya terjadi antarpulau seperti Jawa dan luar Jawa, tetapi disparitas yang lebar justru terjadi di dalam Pulau Jawa itu sendiri.

Kepala Departemen BI Regional Jawa Dwi Pranoto mengungkapkan persoalan disparitas memang menjadi perhatian tersendiri, bukan hanya kesenjangan antara Jawa dan luar Jawa, tetapi disparitas yang tinggi justru terjadi di dalam Pulau Jawa sendiri.

Dia menyebutkan kesenjangan yang menonjol adalah perbedaan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat antara wilayah utara dan selatan Jawa.

"Contohnya di kalangan nelayan di Pulau Jawa saja, tingkat kesejahteraan antara nelayan di wilayah pantai utara menunjukkan lebih baik, bahkan jauh jika dibandingkan dengan nelayan di pantai selatan," ungkapnya saat FGD Bank Indonesia, Sabtu (18/3).

Dia membandingkan tingkat disparitas antara Jabar, Banten dengan Jatim misalnya, terlihat provinsi yang dekat dengan Ibu Kota Jakarta justru memiliki tingkat kesenjangan yang sangat tinggi, sedangkan di Jatim relatif lebih baik.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya