PAD Balikpapan Berisiko Turun Pada 2018, Pemkot Siapkan Penghematan

Oleh: Nadya Kurnia 23 Maret 2017 | 13:37 WIB
Ilustrasi APBD/kopel-online.or.id

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan memperkirakan pendapatan daerah pada 2018 akan menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

Perkiraan tersebut dibuat berdasarkan asumsi pertumbuhan ekonomi 2018 yang mencapai 2,1%-2,4%, dengan mengacu pada asumsi pertumbuhan ekonomi secara nasional mencapai 5,5%.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan menurunnya pendapatan daerah ini sangat dipengaruhi dengan berkurangnya penerimaan dari dana bagi hasil.

"Penurunan dana bagi hasil sudah terjadi sejak 2015, tentu akan berdampak langsung pada program kerja. Jadi kami harus rasionalisasi belanja daerah dalam rancangan APBD TA 2016 kemarin," jelasnya, Kamis (23/3/2017).

Dia mengatakan akibat rasionalisasi tersebut, Pemkot Balikpapan juga akhirnya memiliki kewajiban membayar piutang pada pihak ketiga yang telah merampungkan pekerjaannya pada TA 2016.

Pada Musyawarah Rencana Pembangunan tahun ini saja, Pemkot Balikpapan tak bisa menyetujui semua kegiatan yang diajukan oleh dinas dan kelurahan.

"Usulan yang masuk dari semua kelurahan ada Rp7 triliun, tapi kami patok satu kelurahan hanya dapat Rp1 miliar untuk kegiatan infrastruktur. Semuanya kami sesuaikan anggarannya dengan skala prioritas," tutup Rizal.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya