Bupati Minta Pemerintah Pusat Bantu Korban Banjir di Kutai Barat

Oleh: Muhamad Yamin 16 Mei 2017 | 13:48 WIB
Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, SAMARINDA - Bupati Kutai Barat FX Yapan meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat turun tangan membantu korban banjir di daerahnya. Dia berpendapat banjir tahun ini kondisinya sangat darurat.

"Banjir tahun ini mengejutkan kita semua. Karena mendadak. Berbeda dengan banjir tahun-tahun sebelumnya yang ketinggian air bertahap naiknya, sehingga masyarakat bisa melakukan persiapan. Tapi, tahun ini, warga tak ada persiapan," ujar Yapan pada Senin (15/5/2017).

Menurut dia, banjir di Kutai Barat hampir terjadi seluruh wilayah kecamatan disebabkan meluapnya daerah aliran sungai (DAS) secara serentak di Sungai Mahakam, Muara Lawa, Kedang Pahu, dan Nyuatan. Kondisi ini membuat dia berharap bantuan korban banjir segera disalurkan pada pekan ini.

"Saya sudah rapat dengan perusahaan tambang, kelapa sawit dan kayu agar bergerak semua memberikan bantuan material dan sembako. Dan, kami sudah mendirikan posko di Kabupaten untuk menampung bantuan itu dan langsung kami salurkan ke seluruh kampung yang terendam banjir," kata Yapan.

Yapan juga mengungkapkan sudah membuat surat pernyataan darurat bencana banjir. Surat ini memang baru dikirimkan ke pemerintah provinsi dan pusat karena harus melakukan pendataan yang akurat korban banjir agar sesuai fakta di lapangan.

"Surat sudah saya kirim. Saya mau data banjir yang wajar dan sesuai fakta yang dilaporkan. Ada 8.180 rumah yang terendam banjir yang dihuni 12.933 kepala keluarga. Dan ada 50 rumah ibadah serta 56 gedung instansi pemerintah terendam banjir " ujar Yapan.

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer