KEBUTUHAN RAMADAN 2017: Pemerintah Luncurkan Gerakan Stabilisasi Pangan

Oleh: Nurhadi Pratomo 17 Mei 2017 | 10:36 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Dirut Bulog Djarot meluncurkan Gerakan Stabilisasi Pangan di Jakarta, Rabu (17/5/2017)./.Bisnis-

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan umum Badan Urusan Logistik (Bulog) menyiapkan stok 2 juta ton beras untuk Gerakan Stabilisasi Pangan.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa komoditas yang akan dijual dalam program tersebut antara lain beras kualitas medium dan premium, gula, minyak goreng, daging beku, bawang merah, bawang putih, serta komoditas lokal lainnya.

“Gerakan ini akan dilakukan selama dua minggu penuh tak hanya di Jakarta tetapi seluruh Indonesia,” kata Djarot di Jakarta, Rabu (17/5/16).

Dia mengungkapkan jumlah stok yang disiapkan untuk program tersebut yakni beras 2 juta ton, bawang merah 60 ton, bawang putih 62 ton, gula 320.000 ton, daging beku 37.500 ton, dan minyak goreng 207.000 liter. Komoditas itu akan dijual melalui berbagai outlet di seluruh Tanah Air.

“Harapan kami dengan melakukan Gerakan Stabilisasi Pangan ini dapat memberikan akses muda bagi masyarakat terhadap komoditi yang murah sehingga pasokan dan harga jelang Ramadan lebih stabil,” jelas Djarot.

Program tersebut dilaksanakan serentak mulai hari ini (17/5/16) di seluruh Indonesia dan dipusatkan di Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, di Kelapa Gading, Jakarta. Sebanyak 20 mobil truk yang mengangkut komoditas pangan tersebut telah tersebar di beberapa pasar ibu kota sejak pagi tadi.

*caption Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Dirut Bulog Djarot meluncurkan gerakan stabilisasi pangan di Jakarta, Rabu (17/5/17)

Sumber : ramadan

Editor: Linda Teti Silitonga

Berita Terkini Lainnya