Kredit Bank Mandiri untuk Sawit Kalsel Tumbuh 15,1%

Oleh: Yanuarius Viodeogo 17 Mei 2017 | 09:11 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, BANJARMASIN – Bank Mandiri, mengucurkan pembiayaan kredit untuk pengembangan sektor komoditas kelapa sawit senilai Rp5,2 triliun pada kuartal I/2017 atau lebih besar 15,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Regional CEO Bank Mandiri Region IX Kalimantan Anton Zulkarnain mengatakan, potensi sektor komoditas tersebut merupakan industri yang cenderung menarik dan memiliki masa depan cerah pula.

“Produksi kelapa sawit di Kalsel sebesar 1,2 juta ton tandan buah segar (TBS) pada 2015 dengan areal lahan seluas 400.000 Hektare (Ha) di 9 kabupaten dari total 13 kabupaten,” terang Anton dari keterangan pers diterima Bisnis, Selasa (16/5/2017).

Hal itu disampaikannya saat Forum Group Discussion (FGD) di Banjarmasin dihadiri Dinas Pertanian dan Perkebunan Kalimantan Selatan (Kalsel), Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan.

Hadir juga kepala Jurusan Sosial Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Kalses, Ketua Umum BPD Hipmi Kalsel dan pelaku usaha terkait dengan sektor komoditas tersebut.

Dia berharap dalam FGD itu, terpetakan potensi dan isu yang dihadapi pengusaha sawit lokal dengan tantangan serta hambatan dari domestik hingga internasional.

“Sehingga dukungan pemerintah dan pelaku usaha bisa dirumuskan solusi yang konstruktif untuk mengembangkan sektor perkebunan dan pengolahan sawit di Kalsel,” ucapnya.

Apalagi, lanjutnya, kalau diperhatikan dari kualitas kredit untuk membiayai produksi kelapa sawit di Kalsel lebih sehat dibandingkan dengan sektor lain. Dia menyatakan, Non Performing Loan (NPL) kelapa sawit mencapai 0,5%.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer