Kapasitas Lapas Sampit akan Diperluas

Oleh: Newswire 17 Mei 2017 | 09:01 WIB
Suasana sel tahanan/Antara-Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, SAMPIT--Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, mengupayakan bantuan pembangunan ruangan baru untuk penambahan kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sampit.

"Pemerintah kabupaten mengupayakan pembangunan ruangan baru. Kami akan mengusulkan kepada pemerintah provinsi. Tapi kalau tidak bisa, pemerintah kabupaten akan berupaya mencarikan solusinya," kata Wakil Bupati HM Taufiq Mukri di Sampit, Rabu.

Taufiq mengakui, kondisi di Lapas Sampit sudah memprihatinkan. Jumlah warga binaan yang menghuni penjara itu sudah jauh melebihi kapasitas normal sehingga warga binaan menjadi kurang nyaman.

Dia berharap, warga binaan bisa diperlakukan manusiawi meski sedang menjalani hukuman. Untuk itu lembaga pemasyarakatan yang menampung terpidana dari Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan itu harus ditambah kapasitasnya.

Saat berkunjung ke lembaga pemasyarakatan itu, Taufiq meminta warga binaan bersabar karena pemerintah daerah berupaya mencarikan solusi. Dia berharap penambahan ruangan bisa segera terwujud.

"Salah satu aspirasi yang disampaikan warga binaan juga terkait penambahan ruangan itu. Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin membantu karena warga binaan ini juga merupakan penduduk Kotawaringin Timur," kata Taufiq.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sampit, Muhammad Khaeron mengatakan, jumlah warga binaan saat ini sebanyak 699 orang. Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding kapasitas normal yang hanya sekitar 200 orang.

"Tahun ini kami mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah untuk pembangunan tembok karena tembok yang ada sudah keropos dan belum memenuhi standar nasional. Kami mengupayakan memenuhi standar nasional," kata Khaeron.

Untuk penambahan ruangan, pihaknya sangat bersyukur jika pemerintah daerah bisa membantu mengupayakannya. Penambahan ruangan sangat dibutuhkan agar warga binaan lebih nyaman.

Khaeron mengatakan, selama ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sudah sangat banyak membantu. Beberapa hari lalu, pihaknya kembali menerima bantuan Rp50 juta untuk pembelian seng yang dibutuhkan untuk ruang gerak warga binaan.

Meski saat ini penghuni Lapas Sampit melebihi kapasitas, namun situasi tetap kondusif. Pihaknya melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan menjalin komunikasi yang baik sehingga warga binaan juga turut menjaga situasi di Lapas Sampit.

Sumber : Antara

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer