XMCG Dirikan Perusahaan di Indonesia

Oleh: Muhammad Khadafi 01 Juni 2017 | 16:00 WIB
XCMG didirikan pada 1989. Pada 2016, XCMG menduduki peringkat ke-5 industri alat berat dunia dari sisi volume bisnis.

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan alat berat asal China, Xuzhou Construction Machinery Group (XCMG), secara resmi mengumumkan bisnisnya di Indonesia. Perbaikan di sektor tambang dan konstruksi membuat perusahaan ini percaya diri melakukan investasi dengan membentuk grup perusahaan.

Data Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) menunjukkan penjualan alat berat pada kuartal pertama 2017 naik 88% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Hu Xiangyang, Deputy General Manager, XCMG Import and Export Asia Pacific mengatakan Indonesia telah menjadi pasar luar negeri yang penting bagi perusahaan. Merek XCMG masuk ke Indonesia sejak 1992 dengan alat penghacur melalui rekanan distributor.

“Nilai perdagangan dengan China pada tahun 2016 mencapai US$43,221 miliar, sementara nilai investasi China di Indonesia pada 2016 bernilai US$2,6 miliar. Sementara itu, pada kuartal pertama tahun ini nilai investasi langsung dari China di Indonesia mencapai US$599 juta,” katanya, Kamis (1/6/2017).

Ia menambahkan bahwa pembentukan PT XCMG Group Indonesia menawarkan solusi lengkap bagi pelanggan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sales, service, sparepart, serta bantuan teknis secara komprehensif.

Ketersediaan 3S serta bantuan teknis merupakan salah satu faktor utama yang membedakan XCMG dengan para pemain industri alat berat lain asal China.

“Produk XCMG memiliki durabilitas bagus. Ketersediaan sparepart adalah hal yang penting bagi industri alat berat dan ini menjadi salah satu keunggulan XCMG,” ujar Tjandi Mulyono, Presiden Direktur PT Gaya Makmur Tractors, yang selama ini menjadi distributor resmi merk XCMG di Indonesia.

XCMG didirikan pada 1989. Pada 2016, XCMG menduduki peringkat ke-5 industri alat berat dunia dari sisi volume bisnis.

Saat ini XCMG memiliki lini produk yang beragam seperti berbagai tipe crane, wheel loader, eskavator, motor grader, heavy duty truck, berbagai peralatan pengaspalan, peralatan pembetonan, alat pertambangan, serta berbagai peralatan pemadam kebakaran dan sanitasi.

XCMG juga melakukan kerjasama dengan beberapa pabrikan alat berat dunia, seperti Caterpillar dan Liebherr untuk memproduksi berbagai eskavator bagi Caterpillar dan 3 model all-terrain crane dan axle untuk Liebherr.

Crane menjadi satu fokus strategi XCMG. Tahun 2012 menjadi salah satu tonggak terpenting bagi perusahaan karena pada Oktober 2012, XCMG berhasil mengembangkan QAY1600, yang merupakan all-terrain crane terbesar di dunia.

XCMG juga memiliki lini usaha yang menyasar industri kereta api dengan mendirikan anak perusahaan, XCMG Railway Equipment Co. Ltd, untuk memproduksi lokomotif kereta. Salah satu kekuatan XCMG adalah pada bidang Research & Development yang dibuktikan dengan membangun pusat R&D di Krefeld, Jerman pada Juli 2012.

Editor: Fatkhul Maskur

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer