Inflasi Cenderung Stabil, BTN Belum Turunkan Bunga Kredit

Oleh: Ropesta Sitorus 03 Juli 2017 | 17:13 WIB
Bank BTN/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Kondisi inflasi yang cenderung stabil dinilai belum cukup kuat untuk mendorong perbankan menurunkan suku bunga pinjaman dalam enam bulan ke depan. 

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menilai penurunan suku bunga kredit pada semester II/2017 lebih dipengaruhi faktor likuiditas pasar dan juga kebijakan global. 
 
Direktur Utama BTN Maryono mengungkapkan kendati saat ini inflasi cukup rendah, pihaknya tak mau buru-buru menurunkan suku bunga kredit. 
 
BTN bersikap lebih konservatif dengan mempertimbangkan keadaan di pasar global seperti dampak dari ketegangan di Qatar dan Timur Tengah serta kebijakan penaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed). 
 
"Untuk menurunkan, kami belum [ada rencana] karena kami masih mengantisipasi kondisi ke depan, khususnya pengaruh market global seperti The Fed dan perdagangan global. Itu kami antisipasi dengan hati-hati dan tidak tergesa-gesa menaikkan atau menurunkan suku bunga," kata Maryono di Jakarta, Senin (3/7/2017). 
 
Badan Pusat Statistik menyatakan inflasi pada Juni 2017 berada di angka 0,69%. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan Juni 2016 yang ada di angka 0,66%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan dengan posisi angka tersebut artinya inflasi kalender 2017 adalah 2,38% sementara yoy dari Juni 2016 ke Juni 2017 berada di angka 4,37%.

 

Editor: Farodlilah Muqoddam

Berita Terkini Lainnya