Himbauan Pertamina, Transaksi di SPBU Gunakan Kartu Nontunai

Oleh: Martin Sihombing 12 Juli 2017 | 03:14 WIB
Kendaraan antre untuk mengisi BBM di tempat peristirahatan KM 207 jalan tol Palimanan-Kanci, Jawa Barat, Jumat (23/6)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat untuk melakukan transaksi pembelian bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum menggunakan kartu nontunai baik debet maupun kredit agar lebih aman.

Selain aman, kata Vice President Retail Fuel Marketing Pertamina Jumali di Jakarta, Selasa (11/7/2017), transaksi secara nontunai juga menghindarkan masyarakat dari biaya tambahan pembulatan kembalian.

, transaksi BBM dengan menggunakan nontunai "cashless" masih rendah, yakni berkisar di bawah 5 persen dari seluruh volume transaksi.

"Konsumsi gasoline per hari di Indonesia sekitar 80 ribu kiloliter per hari. Namun, dari sebesar transaksi itu, yang menggunakan cashless masih di bawah 5 persen. Masih sangat rendah," kata Jumali pada pengumuman pemenang "Pertamina Lucky Swipe" di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta.

Jumali menjelaskan berbagai strategi dilakukan Pertamina untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan budaya "cashless society", salah satunya mengadakan program "Pertamina Fuel Lucky Swipe  merupakan program nasional tanpa biaya tambahan untuk setiap transaksi non tunai di seluruh SPBU Pertamina yang diluncurkan sejak awal Januari 2017.

Program tersebut diperuntukkan bagi transaksi di seluruh SPBU Pertamina dengan menggunakan kartu kredit atau kartu debit yang diterbitkan oleh tiga Bank BUMN, yakni Bank Mandiri, BNI dan BRl.

Menurut Jumali, transaksi BBM menggunakan kartu non tunai selain meningkatkan keamanan karena SPBU tidak perlu menyiapkan banyaknya uang receh kembalian, juga lebih efektif dan efisien kepada konsumen.

"Sekarang ini banyak konsumen isi BBM 'full'. Sepeser pun kembaliannya pasti tidak akan terpotong jika menggunakan non tunai. Transaksi non tunai jauh lebih aman dan konsumen tidak akan kesulitan dengan uang kembalian," kata dia.

Ia menambahkan sementara ini kota-kota yang strategis untuk dibudayakan transaksi nontunai, yakni Jakarta, Surabaya dan Bandung.

Selain lewat program "Lucky Swipe", Pertamina juga akan menginisiasi transaksi non tunai untuk pembelian gas Elpiji bersubsidi 3 kilogram.

Pertamina menargetkan transaksi non tunai BBM di SPBU mencapai 10 persen hingga Desember 2017.

Data Pertamina mencatat pada Februari 2017 pelanggan yang mengirimkan bukti transaksi sebanyak 11.056, sedangkan di bulan Maret 2017 melonjak menjadi 27.104 dan puncaknya di bulan April 2017 yang membukukan angka 30.046 dan sedikit menurun pada bulan Mei 2017 yang mencatatkan angka 40.249 transaksi.

Sumber : ANTARA

Editor: Martin Sihombing

Berita Terkini Lainnya