PENDAFTARAN KAPAL IKAN : Kemenhub Terjunkan Tim ke Daerah

Oleh: Rivki Maulana 17 Juli 2017 | 02:00 WIB

JAKARTA — Kementerian Perhubungan mempercepat proses pendaftaran kapal ikan dengan menerjunkan tim ke beberapa lokasi di daerah. Upaya ini dilakukan karena sejumlah daerah mengalami kendala kendati proses pendaftaran kapal sudah bisa dilayani secara daring atau online.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut A. Tonny Budiono mengatakan, pihaknya sudah mengirim tim ke Tegal pada 15 Juli 2017 dan Sinjai pada 11 Juli 2017. Di Tegal, tim dari Ditjen Perhubungan Laut mengirim ahli ukur dari Surabaya, Semarang, dan Jakata untuk membantu proses pendaftaran kapal.

Hingga saat ini, jumlah pemilik yang mengajukan pengukuran kapal di Tegal mencapai 493 unit. Sebanyak 435 kapal sudah diukur ulang, sisanya masih harus melengkapi kekurangan persyaratan.

Tonny menuturkan, pihaknya bakal memprioritaskan penyelesaian ukur ulang kapal secepat mungkin.

Ditjen Perhubungan Laut juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membantu pemilik kapal yang kesulitan menyiapkan gambar kapal.

"Sebagaimana arahan Menteri Perhubungan untuk membantu para nelayan mengukur ulang kapalnya, saya perintahkan jajaran Perhubungan Laut untuk turun ke lapangan dan proaktif membantu para nelayan mempercepat pengukuran ulang kapalnya," ujar Tonny melalui siaran pers, Minggu (16/7).

Pihaknya bakal memberi sanksi kepada petugas Ditjen Perhubungan Laut yang tidak serius membantu percepatan pengukuran kapal ikan.

Dia juga mengimbau supaya para pemilik kapal untuk melakukan pengukuran kapal sebagai syarat pendaftaran kapal.

Di Sinjai, Ditjen Perhubungan Laut juga telah menurunkan tim untuk membantu para nelayan dalam pembuatan dokumen pendaftaran kapal.

//KURANG PAHAM//

Menurut Tonny, masyarakat di beberapa daerah kurang memahami sistem teknologi informasi sehingga menjadi kendala mendaftarkan kapalnya secara daring. Dalam waktu 2 hari, tim dari Ditjen Perhubungan Laut telah memfasilitasi 59 Gros Akta Pendaftaran Kapal atau salinan resmi dari akta asli.

Saat ini pendaftaran kapal dapat dilakukan di Pelayanan Satu Atap Kementerian Perhubungan Jakarta dan 51 lokasi pelabuhan sebagaimana tertuang dalam Permenhub No. PM 39/2017 tentang Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal.

Jumlah kapal penangkap ikan yang sudah terdaftar dalam data base pendaftaran kapal berjumlah sebanyak 22.279 unit dengan total 1.739.940 gross tonnage. (Rivki Maulana)

Editor: Zufrizal

Berita Terkini Lainnya