BINAARTHA SECIRITIES: IHSG Berpeluang Melanjutkan Bullish

Oleh: Mia Chitra Dinisari 18 Juli 2017 | 05:12 WIB
Karyawan mengamati indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa (4/7)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Securities memproyeksiikan IHSG hari ini akan berpeluang melanjutkan bullish.

Analis Muhammaf Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup menguat 0.16% di level 5841.280 pada 17 Juli 2017.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5829.936 dan 5818.592. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5846.952 dan 5852.624.

Sementara itu, katanya, berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sedangkan Stochastic dan RSI berada di area netral. Namun demikian, terdapat pola white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks.

" Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke level resistance di area 5842 dan 5853," tulisnya dalam riset

Adapun saham-saham yang perlu dicermati adalah sebagai berikut.

*ADHI, Daily (2000) (RoE: 1.42%; PER: 96.33x; PBV: 1.36x; Beta: 2.26):* Akibat formasi three black crows candlestick pattern terbentuk, maka harga akan menguji area psikologis fibonacci 23,6% sebelum mengalami proses rebound.“Buy on Weakness” pada level 1970 – 1980, dengan TP di level 2080, 2150 dan 2230. Support: 1980 & 1830.

*BJBR, Daily (2020) (RoE: 18.71%; PER: 10.81x; PBV: 2.02x; Beta: 2.25):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 2000 - 2020, dengan TP di level 2300, 2450 dan 2520. Support: 1925.

*BSDE, Daily (1775) (RoE: 11.48%; PER: 11.88x; PBV: 1.37x; Beta: 2.15):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan tren membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. “Akumulasi Beli” pada level 1750 – 1775, dengan TP di level 1815, 1880, 1920 dan 2180.Support: 1750 & 1700.

*INAF Daily (2780) (RoE: -3.02%; PER: -507.14x; PBV: 15.29x; Beta: 1.49):* Saat ini, indikator MACD membentuk pola golden cross. Selain itu, terdapat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 2750 - 2780, dengan TP di level 2890 dan 3090. Support: 2700.

*SCMA, Daily (2260) (RoE: 27.59%; PER: 27.52.x; PBV: 7.60x; Beta: 0.66):* Adapun indikator RSI berada di area jenuh jual. Selain itu, terdapat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada level 2220 - 2250, dengan TP di level 2460 dan 2560. Support: 2130.

*SMRA, Daily (1200) (RoE: 3.45%; PER: 60.87x; PBV: 2.11x; Beta: 2.31):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 1180 – 1200, dengan TP di level 1255, 1325, 1445 dan 1500. Support: 1180 & 1140.

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer