Gubernur Kaltim : Transmart Lebih Menguntungkan daripada Trans Studio

Oleh: Nadya Kurnia 06 Agustus 2017 | 17:31 WIB
Transmart Carrefour /Transmart Carrefour

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak optimistis Transmart, yang akan segera dibangun bulan ini, bakal menjadi salah satu sumber PAD baru.

Pada akhir Juli, Direktur PT Trans Retail Indonesia Bouzeneth Benaouda dan Dirut Perusda Melati Bhakti Satya Agus Dwitarto menandatangi nota kesepahaman mengenai pembangunan Transmart.

Awang mengatakan kerja sama ini lebih menguntungkan dibanding dengan rencana pembangunan Trans Studio beberapa tahun silam.

"Konsep bisnis terdahulu sangat luar biasa, tapi dengan investasi yang tinggi maka resikonya juga tinggi. Nah, konsep yang baru ini sangat menguntungkan daerah," ujar Awang belum lama ini.

Menurutnya, dalam rencana pembangunan Transmart, lahan dan bangunan nantinya akan tetap menjadi aset Perusda MBS sebagai bentuk penyertaan modal pemda yang jumlahnya mencapai Rp3 triliun, sesuai Perda No. 18/2008.

Sedangkan pengelolaan pusat bisnis nantinya akan menjadi hak PT Trans Retail Indonesia secara total. Beban pembiayaan akan diberikan kepada BPD Kaltim, dengan total perkiraan kebutuhan dana mencapai Rp366 miliar.

Kontraktor yang telah memenangkan lelang proyek ini adalah PT PP, PT Wijaya Karya, dan PT Adhi Karya, dengan estimasi masa pembangunan selama 10-14 bulan.

"Perusda akan membangun dengan alokasi Rp200 miliar, dan TRI akan melakukan pembangunan dengan nilai Rp166 miliar. Transmart dibangun di atas lahan 32.000 m2, ini akan jadi retail ke-16, dan terluas di Indonesia. CT Corp akan menyewa selama 30 tahun," sambung Awang.

Adapun kerja sama sewa akan berlanjut hingga 20-30 tahun setelah pembangunan selesai. Hasil kesepakatan sewa pada tahun pertama disepakati senilai Rp21 miliar, dengan kenaikan 10% setiap 5 tahun.

Dengan demikian, diperkirakan hingga 30 tahun mendatang uang sewa yang akan dihasilkan atas kerja sama ini mencapai Rp900 miliar lebih. Pembayaran juga akan dilakukan di muka setiap tahun.

Sementara itu, Dirut Perusda MBS Agus Dwitarto meyakinkan Transmart Kaltim tidak akan mematikan bisnis hotel dan mall yang sudah berkembang.

"Kami bisa bersinergi dengan pengusaha-pengusaha yang sudah ada, kami tidak saling mematikan, justru dengan adanya Transmart akan menjadi satu kesatuan kawasan yang utuh," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan Transmart akan menjadi daya tarik bukan hanya untuk penduduk Samarinda, namun juga penduduk di daerah sekitarnya, seperti Kutai Kartanegara, Bontang, dan Balikpapan.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya