Kampanye Nabung Saham Berlanjut, OJK Imbau Edukasi Pasar Modal

Oleh: Nadya Kurnia 07 Agustus 2017 | 17:33 WIB
Karyawan beraktivitas di call center Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/JIBI-Abdullah Azzam

Kabar24.com, BALIKPAPAN-Otoritas Jasa Keuangan mengimbau agar masyarakat yang baru mendaftar menjadi investor pasar modal untuk terus mengedukasi diri mengenai seluk beluk investasi saham.

Menanggapi keberhasilan program Desa Nabung Saham di Desa Argo Mulyo, Penajam, Ketua Departemen Pengembangan Pasar Modal Kelas I OJK Sugito menyarankan agar para investor tak berhenti mengedukasi diri.

"Sebagai investor pasar modal, harus tau apa yang dibeli, harus paham soal pembelian saham, dan lain-lainnya. Jangan sampai ada pihak yang menyalahgunakan untuk menawarkan investasi bodong," ujarnya, Senin (7/8/2017).

Menurutnya, penipuan mengatasnamakan investasi masih marak terjadi, dan masih banyak masyarakat yang tertipu. Sebagai langkah antisipasi awal, dia mengimbau agar investor menggunakan jasa pialang terpercaya.

"Cari pialang yang resmi terdaftar di OJK, karena pialang resmi punya izin broker perdagangan saham, SDMnya juga dipastikan punya kualitas pengelolaan yang baik. Jadi memang tidak sembarang orang bisa jadi pialang saham," tegasnya.

Dia juga mengimbau agar para investor baru untuk memastikan transaksi jual beli yang diperantarai. Sebab penjualan atau pembelian saham atas modal investor harus dilakukan dengan izin investor.

"Jadi jangan sampai berkecimpung tanpa pengetahuan yang cukup. Kami ingatkan ini kepada investor baru agar aman investasi jangka panjangnya," sambung Sugito.

Apalagi, pemerintah desa juga telah berkomitmen untuk melanjutkan kampanye menabung saham di desa-desa lain di seluruh Kecamatan Sepaku. Secara total, ada 11 desa berada di kecamatan tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bursa Efek Indonesia baru saja mencanangkan program Desa Nabung Saham di Desa Argo Mulyo, dengan jumlah investor terdaftar mencapai 500 orang.

Program tersebut akan dilanjutkan ke Nusa Tenggara Barat, BEI menargetkan pencanangan program serupa di lima desa lain di seluruh Indonesia hingga akhir tahun ini.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer