Bupati Ketapang Ajak Investor Asing Ikut Membina Bakat Bidang Olahraga

Oleh: Yanuarius Viodeogo 22 Agustus 2017 | 16:23 WIB
Bupati Ketapang Martin Rantan menerima cenderamata dari kaos Chelsea FC dari Keith Harmes, Pelatih Chelsea FC Foundation didampingi Dean Steninger, Ben Mitchell dan CEO Cargill Tropical Palm Richard Low, Senin (21/8/2017). Jibi/Yanuarius Viodeogo

Bisnis.com, PONTIANAK – Bupati Ketapang Martin Rantan mengajak investor asing lain yang beroperasional di kabupaten tersebut membuat kegiatan pembinaan olahraga kepada generasi muda seperti dilakoni oleh Cargill Group yang mendatangkan pelatih Chelsea FC Foundation.

“Di Ketapang ini kan ada investor-investor, ada pula dari China, jadi kami ingin mendorong mereka mengembangkan pembinaan olahraga. China kan terkenal dengan kemampuan atlit-atlit Olimpiadenya,” kata Martin di Ketapang, Senin (21/8/2017).

Dia bertutur, Cargill menghadirkan tiga pelatih dari klub peraih Liga Champions 2011/2012 itu untuk melatih bibit-bibit muda berbakat di bidang olahraga khususnya sepakbola sehingga bisa menjadi momentum bagi kabupaten yang dipimpinnya mempunyai keseriusan yang sama dalam membina cabang olahraga sebagai hal yang membanggakan dari kabupaten itu.

CEO Cargill Tropical Palm Richard Low mengatakan, kehadiran Cargill yang berkolaborasi dengan Chelsea FC Fondation adalah langkah untuk memompa semangat anak-anak di Ketapang dalam meraih mimpi besar apabila ingin menjadi seorang pemain sepakbola.

“Dengan kekuatan sepakbola dapat menyatukan mimpi anak-anak muda menjadi lebih baik. Kami ingin memotivasi anak-anak seluruh dunia termasuk Ketapang,” kata Richard.

Dia mengatakan, Cargill memiliki sebuah yayasan Harapan Masa Depan Cerah Cargill yang dibentuk pada 2012 dengan salah satu tujuannya adalah membantu peningkatan pendidikan bagi masyarakat atau pekerja sekitar perkebunan milik perusahaan tersebut.

Cargill Group membentuk Yayasan Harapan Masa Depan Cerah (YHMDC) untuk menghadirkan pendidikan berkualitas di desa-desa dan masyarakat sekitar perusahaan seperti PT Harapan Sawit Lestari, PT Indo Sawit Kekal dan Poliplant Group di Kalbar dan PT Hindoli di Sumatra Selatan yang mengoperasikan perkebunan gabungan seluas 80.000 hektare dan mempekerjakan hampir 18.000 orang.

Yayasan ini mengelola 42 sekolah di desa-desa dan kota-kota sekitar perkebunan Cargill di Kalbar dan Sumatra Selatan. YHMDC pada 2014 memperkenalkan program pembelajaran jarak jauh, kemitraan dengan Universitas Terbuka yang setidaknya 58 pengajar berasal dari Kalbar guna meraih gelar sarjana.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya