Bank Sentral Catat Penyaluran Kredit di Balikpapan Tumbuh 3%

Oleh: Nadya Kurnia 23 Agustus 2017 | 17:50 WIB
Rupiah/Reuters

Bisnis.com, BALIKPAPAN-Optimisme pelaku usaha perbankan terhadap penyaluran kredit di kota minyak meningkat kendati kualitas kredit masih tercatat dua digit pada kuartal II/2017, yakni 12,5%.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan mencatat penyaluran kredit pada periode tersebut tumbuh hingga 3%, setelah setahun sebelumnya pertumbuhan kredit baru tercatat menurun.

Kepala Kpwk Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani mengatakan besaran kredit macet yang tak kunjung menurun sejak tahun lalu tak berarti mengindikasikan perbankan tak berupaya memperbaiki kualitas kreditnya.

"Bank sudah pasti berupaya melakukan restrukturasi kredit, memperbaiki kualitas kredit kan butuh waktu, tidak bisa selesai dua atau tiga bulan. Apalagi kalau bank sampai harus melelang agunan," tuturnya, Rabu (23/8/2017).

Bank sentral mencatat pertumbuhan kredit selama paruh pertama 2017 didorong oleh penyaluran kredit pada sektor pertanian yang mencapai 27,79%.

Namun secara volume, komposisi kredit masih didominasi oleh sektor perdagangan sebesar 21,51%, disusul oleh sektor pertambangan sebesar 9,33%, dan sektor pertanian sebesar 5,90%.

Harman mengatakan sebagian pelaku usaha perbankan telah membuka kembali keran penyaluran kredit untuk sektor pertambangan, seiring dengan kenaikan harga batu bara dunia selaku komoditas unggulan Kaltim.

"Memang saat ini kenaikan harga komoditas masih temporer, tapi jika sampai akhir tahun harga bisa stabil atau terus naik, penyaluran kredit pada sektor pertambangan juga berpotensi terus tumbuh," lanjut Harman.

Dengan demikian, kualitas kredit perbankan secara keseluruhan akan membaik dengan sendirinya. Saat ini, total kredit yang tersalurkan hingga semester II/2017 mencapai Rp23,47 triliun.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer