PENERIMAAN PAJAK: Mana Janji Extra Effort DJP?

Oleh: Kurniawan A. Wicaksono 06 September 2017 | 18:41 WIB
Dirjen pajak/Ilustrasi-dppkd.bantenprov.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Janji untuk mengerahkan seluruh tenaga dan upaya alias extra effort Direktorat Jenderal Pajak ternyata justru belum terlihat signifikan hingga akhir Agustus 2017. Hal ini tampak dari realisasi penerimaan pajak nonmigas yang hanya berkisar pada pertumbuhan alamiahnya.

Berdasarkan informasi dari Ditjen Pajak yang dihimpun Rabu (6/9/2017), realisasi penerimaan pajak total hingga akhir bulan lalu mencapai Rp685,6 triliun, atau tumbuh 10,1% dibandingkan dengan realisasi periode yang sama pada 2016 senilai Rp622,7 triliun.

Adapun, realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) migas tercatat senilai Rp35 triliun, naik 61,2% dari tahun lalu Rp21,7 triliun. Artinya, realisasi penerimaan pajak nonmigas hingga akhir bulan kedelapan senilai Rp650,6 triliun, atau hanya tumbuh 8,3% dari tahun lalu Rp601 triliun.

Jika menggunakan hitungan realisasi laju pertumbuhan ekonomi semester I/2017 sebesar 5,01% dan inflasi tahun kalender (Januari--Agustus 2017) sebesar 2,53%, performa pajak nomgas tidak jauh dari pertumbuhan alamiah.

Performa ini akan lebih buruk lagi jika menghilangkan penerimaan kebijakan amnesti pajak. Sekadar mengingatkan, realisasi penerimaan uang tebusan amnesti pajak pada Juli--Agustus 2016 mencapai Rp4,95 triliun. Adapun, realisasi pada Januari--Maret 2017 senilai Rp11 triliun.

Jika penerimaan uang tebusan ini dihilangkan, realisasi penerimaan pajak yang menjadi tanggung jawab Ditjen Pajak ini mencapai Rp639,6 triliun atau hanya tumbuh 7,3% dibandingkan performa periode yang sama tahun lalu senilai Rp596,05 triliun.

Performa pada Agustus 2017 ini tentunya masih sangat jauh jika target pertumbuhan pada tahun ini diharapkan mencapai 16,16%. Sekadar informasi, target penerimaan pajak nonmigas yang ada di dalam APBNP 2017 senilai Rp1.241,79 triliun.

Editor: Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer