Tol Laut Turunkan Harga Barang di Rote Sampai 20%

Oleh: Rivki Maulana 10 September 2017 | 13:55 WIB
Ilustrasi kapal yang termasuk program tol laut/Antara-Kornelis Kaha

Bisnis.com, BIMA -- Harga barang di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur turun 10%-20% sejak kapal Tol Laut singgah di Pelabuhan Ba'a, Kabupateb Rote Ndao.

Wakil Bupati Rote Ndao Jonas C. Lun mengatakan program Tol Laut telah menurunkan disparitas harga dan ini dinilai sebagai berkah bagi masyarakat di kabupaten tersebut.

"Sebelum ada Tol Laut harga agak lebih tinggi setelah ada tol laut karena ada distribusi dan stok harga lebih terkendali," ujar Jonas dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Minggu (10/9/2017).

Untuk diketahui, Tol Laut di Rote dilayani KM. Caraka Jaya Niaga III-22 dan KM Logistik Nusantara I, kedua kapal itu berangkat dari Tanjung Perak Surabaya. Kedua kapal memuat gula, beras,tepung, kedelai, minyak, dan baja konstruksi.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan setelah penerapan Tol Laut, harga semen di Rote pada Agustus 2016 mencapai Rp55.000 sedangkan pada Juni 2017 turun 14% menjadi Rp. 47.500.

Sejalan dengan itu, barang kebutuhan pokok juga mengalami penurunan. Seperti beras pada Agustus 2016 harganya mencapai Rp14.000 dan kini turun menjadi Rp. 10.500.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di sisi lain akan mengatur ketersediaan dan penampungan barang agar arus masuk dan arus keluar barang bisa berimbang. Untuk diketahui, arus barang masuk di Rote saat ini lebih banyak dibandingkan dengan arus keluar.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer