Pemanfaatan Lahan Pertanian di Kalbar Belum Optimal

Oleh: Yanuarius Viodeogo 19 Oktober 2017 | 01:22 WIB
Ilustrasi petani menggarap sawah./Antara-Mohammad Ayudha

Bisnis.com, PONTIANAK - Kalimantan Barat baru menggarap 380.000 hektare luas lahan pertanian untuk masa tanam sekali dan dua kali dalam setahun dari potensi lahan 1,19 juta ha.

Artinya, kata Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprov Kalbar Heronimus Hero, masih banyak lahan tidur yang belum tergarap, selain untuk pertanian juga untuk tanaman pangan.

“Banyak tantangan karena untuk budi daya harus ada air. Sawah kita di Kalbar itu kebanyakan tadah hujan sementara irigasi belum sampai 100.000 ha,” ujarnya pada Rabu (18/10/2017).

Persoalan infrastruktur, menurut Hero, merupakan pekerjaan rumah yang besar, karena perlu dana besar untuk membangun nirigasi.

Dilema lain, lanjutnya, kalau suatu kabupaten memiliki potensi hingga 300.000 ha untuk dicetak sawah dan itu merupakan kewenangan dari anggaran pusat.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya agar daerah-daerah di Kalbar memiliki lahan untuk menghasilkan komoditas pertanian dan tanaman pangan salah satunya dengan meminta kabupaten menyiapkan lahan yang bisa dipergunakan pada 25-30 tahun ke depan.

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer