Cuaca Buruk Belum Pengaruh Harga & Stok Sembako Balikpapan

Oleh: Fariz Fadhillah 07 Desember 2017 | 17:20 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN- Dinas Perdagangan memastikan pasokan kebutuhan sembako dan 5 pendukung kebutuhan strategis di Balikpapan aman hingga 4 bulan kedepan.

Pihaknya telah mengantisipasi stok kebutuhan barang kebutuhan untuk hari Natal dan tahun baru.

Kepala Dinas Perdagangan kota M Saufan memastikan pihaknya telah siap mengantisipasi kebutuhan sembako menjelang hari Natal dan tahun baru termasuk siklus cuaca ekstrem yang terjadi belakangan.

Factor cuaca saat ini belum berimbas langsung pada pasokan kebutuhan bahan baku yang banyak didatangkan dari Jawa Timur dan Sulawesi.

“Yang jelas stok barang akhir November unutk 3-4 bulan ekdepan cukup. Yang perlu diantisipasi ini akibat musim ini karena dapat informasi gelombang laut 3-4 meter. Kemudian didaerah produksi sekarang musim banjir. Mudah-mudahan dengan stok ada tidak mengganggu peredaran baru barang di Balikpapan,” jelasnya Kamis (7/12)

Ia mengatakan jika kondisi cuaca yang kurang baik berlangsung hingga Maret hal ini memang cukup merepotkan bagi pasokan stok namun dari informasi BMKG diperoleh situasi cuaca akan mereda pada Januari mendatang.

“Kalau musimhujan itu sampai Maret tapi untuk cuaca ekstrem itu sampai Januari,” sebutnya.

Factor cuaca menurutnya sejauh ini belum mempengaruhi harga. Hanya saja kenaikan sedikit harga yang terjadi kemungkinan karena kebiasaan pedagang menjelang hari-hari besar. “Barangkali itu budaya pedagang mau natal tahun baru dinaik-naikan sedikit ya cari untung tambahan lah bukan karena factor cuaca karena stok kan masih cukup,” tandasnya.

Terhadap kenaikan harga yang terjadi pasar Klandasan, dia menilai pasar ini merupakan pasar yang kerap mendapat pengawasan khusus dari pemerintah daerah. Saufan menilai pasar ini layaknya selebritis dan pasar bagi orang mampu sehingga pedagang kerap menaikan harga jelang momen hari besar untuk memperoleh keuntungan lebih.

”Tapi tempat lain masih wajar-wajar saja apalagi tadi di bazar murah kan harganya lebih rendah, gula lebih rendah, beras, daging juga lebih rendah,” ujarnya.

“Kalau barang banyak dia kan nggak laku barangnya otomotis akan kembali ke harga awal. Retail juga banyak juga stok. Pasar-pasar sepi malah deflasi kan November 0,2 persen,” sambungnya.

Selain sembako juga dimonitoring 5 bahan kebutuhan strategis lainya seperti triplek, semen, gas. sejauh ini berdasarkan monotoring situasi kebutuhan masyarakat masih terpenuhi dengan baik.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya