POTENSI BISNIS KALTARA : Pengusaha Berkolaborasi

Oleh: k29 21 Desember 2017 | 02:00 WIB
POTENSI BISNIS KALTARA : Pengusaha Berkolaborasi
Gerbang Tarakan. /Bisnis.com

TARAKAN — Pebisnis yang tergabung dalam Jaringan Pengusaha Nasional atau Japnas Kalimantan Utara akan menjalin sinergi dan berkolaborasi bisnis dengan pengusaha asal provinsi lain di Kaltara mulai Januari 2018.

Ketua Umum Japnas Kalimantan Utara (Kaltara) Akhid Ubaidillah mengatakan sinergi itu akan mendorong pebisnis untuk saling berbagi potensi dan membangun jaringan.

“Japnas bersifat action group. Jadi, cara kerjanya lebih pada melakukan atau membangun jaringan bisnis di daerah lain. Kami lebih ke business to business,” ujarnya, Rabu (20/12).

Adapun sebagai langkah awal, Japnas akan melakukan konsolidasi internal . Karena, dari komposisi pengurus yang ada ini merupakan rekrutan dari setiap kabupaten kota di Kaltara.

Selain membangun basis usaha bagi para pengusaha di Kaltara, ada pula skema bisnis yang akan ditawarkan ke pengusaha di provinsi lainnya.

“Apakah Japnas Kaltara yang akan masuk berinvestasi ke sejumlah daerah atau malah Japnas daerah lain yang akan melakukan investasi di Kaltara. Kami akan kolaborasi dengan rekan eksportir yang sudah maju baik di pusat maupun di provinsi lain,” katanya.

Dia memberikan contoh, kolaborasi Blue Bird—Gojek yang patut ditiru. Menurut dia, setelah adanya Go-Jek, bisnis angkutan kota kian merosot. “Akhirnya Go-Jek bersama Blue Bird berkolaborasi. Artinya, dari bisnis yang [semula] sifatnya konvensional dapat menjadi kreatif dalam melakukan bisnis,” katanya.

Dia mengajak kepada seluruh pengusaha Indonesia agar bersatu mulai dari pusat hingga ke daerah. Tujuannya, agar terbentuk satu kekuatan untuk menjalin perdagangan dengan negara tetangga.

“Kami juga harus menyiapkan diri terkait investasi di KIPI Kaltara agar tidak hanya menjadi penonton.”

Pemerintah, kata dia, akan tetap menjadi salah satu mitra Japnas, pemerintah posisinya sebagai regulator atau pengambil kebijakan dan Japnas selalu mengambil bagian dalam mendukung pemerintah. “Dengan cara itu kami memperkuat diri, karena pengusaha lokal juga mempunyai daya saing,” jelasnya.

Editor: Roni Yunianto

Berita Terkini Lainnya