Kebakaran Melanda Balikpapan, 1.113 Jiwa Kehilangan Rumah

Oleh: Fariz Fadillah 05 Januari 2018 | 14:37 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN- Kebakaran hebat melanda wilayah Kota Balikpapan, Jumat (5/12) sekitar pukul 00.15 dini hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan memastikan sebanyak 1.113 jiwa dari 320 keluarga di Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota mesti mengungsi.

Sebanyak 20 tenda pengungsi dari Kemensos RI dan Kodam VI Mulawarman, dan Polres Balikpapan didirikan dalam sekejap. Nahas, selain kerugian materi, Sri Aminah (35) seorang guru bersama dua anaknya Dafta (7) dan Fauzan (3) meregang nyawa karena terpanggang api di rumahnya RT 12 no 47. Diduga mereka terjebak di lantai dua rumah miliknya saat api membesar.

“Data sementara kami mencatat total sebanyak 320 tempat tinggal terbakar. Termasuk ibu Sri dengan dua orang anaknya,” ujar Kepala BPBD Balikpapan Suseno dihubungi media ini, pagi tadi.

Ia menjelaskan pada pukul 00.15 Wita kebakaran terjadi di wilayah RT 11, 12, 13, 22, 23 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota. Penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam pendalaman pihak Polres Balikpapan.

Informasi yang dihimpun, asal api diduga sementara dari rumah seorang warga bernama Munawar di RT 13 karena hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Untuk kerugian materil, diperkirakan kurang lebih 203 unit rumah dan sebuah sekolah dasar Gajah Mada habis terbakar.

Dengan rincian yang baru terdata, yakni RT 11 sebanyak 5 unit rumah dan SD, RT 12 sebanyak 50 unit, RT 13 sebanyak 30 unit, RT 22 sebanyak 53 unit, RT 23 sebanyak 65 unit rumah.
Lokasi kejadian merupakan pemukiman padat penduduk yang berbatasan dengan kompleks Kodam VI Mulawarman dan Pemerintah Kota Balikpapan.
Warga sekitar yang menjadi korban kebakaran kaget saat mendengar teriakan kebakaran. Ratusan warga kemudian berhamburan keluar berbondong-bondong keluar menyaksikan amukan si jago merah menghambat proses pemadaman.

Dalam kejadian tersebut, lanjut Suseno, seluruh armada pemadam kebakaran BPBD Balikpapan dikerahkan untuk menjinakkan api, totalnya mencapai 16 unit.

Dibantu milik PT Pertamina 3 unit, TEPI 6 unit, TNI AD satu unit, relawan tujuh unit. Selain itu ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat ikut bahu membahu proses pemadaman.

“Alhamdulillah, api dapat dipadamkan pukul 03.55, pagi tadi sudah kami lakukan proses pendinginan,” jelasnya,

“Saya lagi tidur bersama keluarga. Kaget sekali. Langsung keluar rumah, api sudah membesar dan mendekati rumah saya. Nggak tahu dari mana asal api,” ujar Hamid warga setempat.

Kebakaran besar membuat Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi yang didampingi Kepala BPBD memantau langsung ke lokasi kebakaran. “Kita tanggap darurat dulu, nanti didata jumlah korban dan mendirikan posko bantuan,” ucapnya singkat.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya