AirNav dan INACA Rumuskan SLA Navigasi Penerbangan

Oleh: Rivki Maulana 06 Januari 2018 | 18:29 WIB
AirNav Indonesia./JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau AirNav Indonesia menggandeng Indonesia National Air Carriers Association (INACA) untuk meningkatkan layanan navigasi penerbangan.

Secara bersama, AirNav dan INACA akan menentukan skor layanan navigasi penerbangan yang diinginkan oleh maskapai penerbangan.

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Didiet K. S. Radityo mengatatakan AirNav dan INACA akan melakukan survei dan observasi dalam menentukan SLA. Adapun survei terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilakukan survei kepada pilot di sepuluh bandara yang melibatkan ratusan pilot. Tahap kedua, tim INACA akan melakukan observasi ke 10 Cabang AirNav Indonesia untuk meninjau langsung fasilitas dan layanan navigasi penerbangan.

Didiet mengatakan, survei ditargetkan selesai pada Januari 2018. Sebulan berselang, SLA untuk layanan navigasi penerbangan akan dirilis. "Hasil dari SLA akan menjadi tolok ukur AirNav Indonesia dan INACA mengenai kualitas jasa layanan navigasi penerbangan,” jelasnya dalam siaran pers, Sabtu (6/1/2018).

Menurut Didiet, sepuluh lokasi yang akan dikunjungi INACA adalah Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Surabaya, Sentani, Semarang, Wamena,  Sorong, Silangit, Labuan Bajo dan Kupang. Di sepuluh bandara tersebut, pilot on duty yang mendarat di lokasi tersebut akan disurvei mengenai kualitas layanan navigasi penerbangan seperti kualitas komunikasi penerbangan, informasi penerbangan, dan informasi cuaca. Selain itu, survei juga mencakup asepek prosedur layanan navigasi penerbangan dan kualitas personel navigasi penerbangan.

Di sisi lain observasi yang dilakukan oleh tim INACA dan AirNav Indonesia meliputi peninjauan kompetensi personel navigasi penerbangan, APP room, briefing office, ruang administrasi dan keuangan. Aspek lain yang akan ditinjau yakni keamanan lingkungan kerja, fasilitas komunikasi, fasilitas navigasi penerbangan, fasilitas otomasi dan fasilitas surveillance. Secara khusus, ACC room juga akan ditinjau di Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) dan Makassar Air Traffic Service Center (MATSC).

Editor: Martin Sihombing

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer