Ketua MPR Minta Kenaikan Harga Beras Tidak Bebani Rakyat

Oleh: Jaffry Prabu Prakoso 12 Januari 2018 | 14:31 WIB
Pedagang menyusun karung berisi beras di pasar tradisional, Gondangdia, Jakarta, Rabu (10/1)./JIBI-Endang Muchtar

Bisnis.com, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawarahan Rakyat Zulkifli Hasan angkat bicara mengenai rencana kenaikan harga beras dan polemik beras impor. Dia meminta jangan sampai rakyat kecil jadi korban kenaikan harga beras tersebut.

Pria yang akrab disapa Zulhasan ini meminta kementerian terkait saling mendukung agar kebijakan berpihak pada rakyat.

"Presiden Jokowi sudah sampaikan komitmennya untuk mengurangi kesenjangan. Sekarang tugasnya kementerian terkait prioritaskan kesejahteraan rakyat," katanya melalui siaran pers hari ini Jumat (12/1/2018).

Sebagai bagian dari upaya mengurangi kesenjangan, Zulhasan yang juga Ketua Partai Amanat Nasional ini mendorong pemerintah untuk memberdayakan pengusaha lokal di daerah.

"Kalau ada pembangunan di daerah maka prioritaskan pengusaha pengusaha lokal yang kerjakan. Berdayakan mereka agar ekonomi daerah tumbuh, distribusi kesejateraan tercapai dan pembangunan merata," tambahnya.

Berdasarkan laman www.foodstation.co.id harga beras Cianjur slyp (pandan wangi) sebesar Rp 13.270/kg, setra Rp13.550, saigon Rp12.700, muncul I Rp12.600, muncul II Rp11.750, muncul III Rp11.275, IR-64-I Rp12.475, IR-64-II Rp11.825, IR-64-III Rp8.900.

 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya