Pertamina Hulu Mahakam: Pengapalan Perdana Dimulai

Oleh: Surya Rianto 13 Januari 2018 | 04:00 WIB
Suasana pengeboran sumur di masa transisi alih kelola ke PT Pertamina Hulu Mahakam, di RIG Maera, South Tunu, Blok Mahakam, Kalimantan Timur, Senin (7/8)./ANTARA-Indrianto Eko Suwarso

JAKARTA — PT Pertamina Hulu Mahakam melakukan pengapalan perdana minyak mentah sebanyak 150.000 barel kepada PT Pertamina (Persero) Integrated Supply Chain (ISC).

Pjs General Manager Pertamina Hulu Mahakam John Anis mengatakan pengapalan minyak perdana ini kepada pembeli domestik yaitu Pertamina ISC menunjukkan pengalihan wilayah kerja blok Mahakam berjalan lancar.

"Dengan pengapalan ini akan mendukung pemenuhan energi dalam negeri," ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat (12/1).

John Anis melanjutkan perseroan akan mengirimkan semua produksi minyak dan kondensat kepada Pertamina ISC.

Pengapalan pun dilakukan dari terminal Senipah, bagian dari lapangan Senipah Peciko South (SPS) Mahakam. Senipah adalah terminal utama untuk lifting minyak mentah dan kondensat di blok Mahakam itu.

Pengapakan menggunakan kapal tanker MT Gede milik Pertamina dengan tujuan kilang minyak Pertamina Balikpapan atau Refinery Unit V.

Dalam penyaluran minyak mentah dan kondensat dari terminal Senipah ke kapal tanker MT Gede dilakukan menggunakan fasilitas single buoy mooring yang berada sekitar 11 km dari pantai. Fasilitas itu pun dioperasikan sendiri oleh Pertamina Hulu Mahakam.

Pada tahun ini, Perta­mina menargetkan pro­duksi minyak dan kon­densat di blok Maha­kam sebesar 42.000 barel per hari sesuai de­ngan program kerja dan anggaran 2018.

Nantinya, produksi mi­nyak di Mahakam itu akan dilifting melalui 68 pengapalan dari terminal Senipah dan 9 pengapal­an dari terminal Santan.

Seluruh produksi minyak mentah dan kondensat di blok Mahakam akan dialokasikan ke ki­­lang minyak dalam negeri milik Pertamina seperti, refinery unit V Balik­papan, refinary unit IV Cilacap, se­­dangkan un­­tuk Bontang Return Con­densate akan di­ka­palkan ke kilang TPPI, Tuban.

Sementara itu, Pertamina Hulu Mahakam memproduksi dua jenis minyak mentah pertama, Handil Mix Crude dari lapangan Handil. Selain itu ada Bekapai Crude Oil yang diproduksi dari lapangan Bekapai.

Selain kedua itu, secara tidak langsung, Pertamina Hulu Mahakam juga memproduksi Badak Crude Oil. Jenis minyak itu merupakan bagian dari unitisasi lapangan Badak yang dioperasikan Vico Indonesia.

Untuk kondensat, Pertami­na Hulu Mahakam juga memproduksi dua jenis yakni, Senipah Con­den­sate dan Bontang Return Condensate. 

Editor: Ratna Ariyanti

Berita Terkini Lainnya