PlayStation 4 Pimpin Pasar, Switch Laris Cepat

Oleh: N. Nuriman Jayabuana 14 Januari 2018 | 15:29 WIB
Gambar dari video gim Horizon Zero Dawn, salah satu gim eksklusif PlayStation 4

Bisnis.com, JAKARTA — Sony PlayStation 4 masih merajai pasar perangkat konsol permainan di dunia, mengalahkan dua kompetitor utamanya Microsoft Xbox One dan Nintendo Switch.

Dikutip dari Business Insider, penjualan global PlayStation 4 sejak pertama kali diluncurkan akhir 2013 sampai akhir tahun lalu menyentuh 73,6 juta unit. Pencapaian itu jauh melampaui angka penjualan Xbox One yang kurang dari 50 juta unit sejak diluncurkan pada pertengahan 2013.

Beberapa faktor yang menentukan larisnya penjualan PlayStation merupakan harga penjualan yang lebih rendah US$100 ketimbang per unit Xbox One saat diluncurkan pada 2013. Langkah lain yang dilakukan Sony antara lain mengembangkan perangkat PlayStation 4 untuk tampilan resolusi 4K yang dinamakan PS4 Pro.

Di samping itu, PlayStation 4 berhasil menjalin kesepakatan dengan sejumlah penerbit permainan untuk menciptakan permainan eksklusif .

Berbagai permainan konsol paling laris pada tahun lalu merupakan permainan yang hanya bisa dimainkan pada perangkat PS4. Seperti misalnya Uncharted 4: A Thief's End, Horizon Zero Dawn, dan Bloodborne.

Kompetitor utama yang mesti diwaspadai PlayStation 4 adalah Nintendo Switch. Perangkat Switch sejak pertama kali diluncurkan Maret tahun lalu sudah mencatatkan penjualan global lebih dari 14 juta unit.

Angka pertumbuhan penjualan Switch diperkirakan semakin pesat pada tahun kedua, yaitu melebihi 20 juta unit.

Nintendo tengah menjalin kerjasama dengan berbagai penerbit gim untuk mulai merilis lebih banyak judul permainan karena keterbatasan judul permainan menjadi salah satu alasan konsumen menunda pembelian perangkat itu. 

Seperti diketahui, Nintendo Switch juga merupakan perangkat pertama di dunia yang mampu dioperasikan sebagai konsol yang terhubung dengan televisi maupun sebagai handheld. Teknologi itu memungkinkan penggunanya tetap menjalankan permainan tatkala tak terhubung dengan layar televisi.

Editor: Demis Rizky Gosta

Berita Terkini Lainnya