Resmikan Proyek Strategis, Gubernur Kaltim : Tak Ada yang Mangkrak Tahun Ini

Oleh: Fariz Fadhillah 08 Februari 2018 | 20:38 WIB

Bisnis.com, SAMARINDA – Sejumlah proyek strategis di ibukota Kaltim Samarinda diresmikan langsung Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kamis (8/2).

Peresmian dipusatkan di Taman Samarendah, Jalan Bhayangkara Samarinda. Adapun proyek yang diresmikan yaitu Jembatan Mahkota II sepanjang 1.400 meter dan lebar 14 meter, Flyover Air Hitam sepanjang 601 meter dan lebar 10 meter, Taman Samarendah seluas 1,4 hektar.

Kemudian, Museum Samarinda, Jalan Mulawarman Wonotirto, Irigasi Kelurahan Rawa Makmur, dan Tourist Informasi Center. Awang memastikan proyek itu sudah selesai dibangun dan sudah beroperasi.

Ia menyebutkan adapun dua di antaranya didanai penuh Pemprov Kaltim melalui bantuan keuangan daerah, yaitu pembangunan Jembatan Mahkota II dan Taman Samarendah.

Untuk pembangunan Jembatan Mahkota II sejak 2009-2016 senilai Rp226 miliar. Sedangkan Taman Samarendah sebesar Rp9 miliar pada 2015.

"Samarinda akan menjadi barometer kemajuan pembangunan daerah. Sebagai ibukota provinsi harus semakin baik ke depan," kata Awang.

Seiring waktu berjalan pihaknya gencar membangun infrastruktur untuk menggerakan roda ekonomi daerah. Sinergi pun terus dilakukan dengan pemerintah pusat.

Mantan Bupati Kutim itu optimistis tahun ini tidak satupun proyek strategis yang dibangun dengan dukungan pusat dan investor mangkrak.

"Jalan Tol Balikpapan-Samarinda selesai tahun ini. Bandara Internasional APT Pranoto beberapa bulan lagi diresmikan. Termasuk Jembatan Mahakam IV segera selesai. Tak ada proyek yang mangkrak," kata Awang.

Di luar proyeksi itu ia juga memastikan sejumlah infrastruktur lintas daerah rampung. Mulai, jalan Trans Kalimantan perbatasan Banjarmasin, Kalsel hingga ke Kaltim sudah mulus.

Begitu juga jalan di Kaltim telah tembus hingga perbatasan Simanggaris, Kaltara.

Mulai tahun ini, sambungnya, infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu mulai Long Pahangai, Long Apari, Long Bagun tengah dibangunan.

“Pembangunan tersebut akan dimulai dari perbatasan Kalimantan Barat hingga di Kaltim,” ucapnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer