Hotel & Restoran di Pontianak Komit Pakai LPG Nonsubsidi

Oleh: Yanuarius Viodeogo 22 Februari 2018 | 01:26 WIB
Hotel & Restoran di Pontianak Komit Pakai LPG Nonsubsidi
Tabung elpiji 3 kg/Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat berkomitmen menggunakan LPG nonsubsidi ditandai dengan komitmen bersama PT Pertamina.

GM Marketing Operation Region VI Made Adi Putra mengatakan langkah itu merupakan tindak lanjut surat edaran (SE) Dinas Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak tentang pengaturan penggunaan LPG bersubsidi 3 kg bagi pelaku usaha.

“Pertamina ingin memastikan produk LPG 3 kg benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak atas produk subsidi,” kata Made melalui keterangan pers yang diterima Bisnis pada Rabu (21/2/2018).

Dia mengakui memang tidak dapat dipungkiri masih ada pengusaha kuliner menengah yang belum mengikuti surat edaran tersebut.

“Alamdullilah PHRI sudah bisa memulai gerakan positif ini sebagai pengingat bagi pelaku usaha lainnya,” tuturnya.

Selain Pontianak, larangan penggunan LPG 3 kg sudah berlangsung di delapan kota lain dari 14 kabupaten di Kalbar.

Ketua PHRI Kalbar Yuliardi Qamal meminta pengusaha di bawah naungan PHRI taat akan peraturan pemerintah dan tidak mengambil hak warga miskin. “Jadi ya kami harus taat dan mendukung program tersebut,” ujarnya.

Data Pertamina menyebutkan 122.166 tabung LPG 3 Kg didistribusikan ke seluruh masyarakat di Kalbar dari total masyarakat miskin berjumlah 387.430 jiwa.

Artinya, apabila 1 keluarga terdiri 3 orang dan kebutuhan per keluarga adalah 1 tabung per 10 hari, maka kebutuhan LPG 3 kg warga miskin sebanyak 12.914 tabung per hari.

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya