Bursa Efek Indonesia Resmikan Galeri Investasi Pasar Pertama di Pulau Kalimantan

Oleh: Rachmad Subiyanto 08 Maret 2018 | 13:51 WIB
Pengunjung mengambil gambar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (22/1)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Bursa Efek Indonesia meresmikan Galeri Investasi Pasar di Pasar Sepinggan yang merupakan galeri investasi pertama di Pulau Kalimantan.

Alasan pendirian Galeri Investasi di pasar tradisional adalah keberadaan pasar tradisional yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seiring dengan peranan pentingnya dalam menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat. Pasar tradisional juga dikenal sebagai tempat dan pusat pemasaran produk lokal, sehingga pasar tradisional dapat menyerap banyak potensi keramaian masyarakat banyak.

Selain itu, di pasar tradisional masyarakat dapat berbaur dengan bebas, tidak membedakan tingkat ekonomi, status sosial maupun agama, serta di pasar tradisional terjadi perputaran uang dan barang yang cukup besar. Pasar tradisional juga dapat membantu menampung penyerapan tenaga kerja lokal khususnya yang tidak mempunyai keahlian khusus.

Pendirian Galeri Investasi BEI di Pasar Sepinggan ingin menghapus kesan bahwa Pasar Modal hanya untuk masyarakat golongan tertentu saja. BEI ingin memberikan gambaran bahwa Pasar Modal Indonesia untuk seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Galeri Investasi Pasar Sepinggan diresmikan oleh Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Direktur Phintraco Sekuritas Sriwaty Widjaja selaku Anggota Bursa mitra dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan Misna Ariani, pada Kamis (8/3). Turut hadir dalam peresmian Galeri Investasi Pasar Sepinggan ini adalah Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur Dwi Ariyanto, Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan M. Saufan, dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kota Balikpapan Andar Listiani.

Per 31 Januari 2018, jumlah investor Pasar Modal di Kalimantan Timur telah mencapai 8.813 single investor identification (SID). Dengan penambahan Galeri Investasi Pasar Sepinggan, maka saat ini ada 347 Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia, yang termasuk Galeri Investasi Kampus, Non Kampus dan Pasar.
Sebelumnya pada tahun ini, BEI telah mendirikan Galeri Investasi Pasar sejenis yang terletak di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya. Galeri Investasi BEI merupakan salah satu cara BEI memperluas inklusivitas Pasar Modal Indonesia. Galeri Investasi BEI berkonsep 3 in 1 alias kerja sama antara BEI, Perguruan Tinggi dan Anggota Bursa.

Galeri Investasi BEI menyediakan semua publikasi dan bahan cetakan mengenai pasar modal yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia termasuk peraturan dan Undang-Undang Pasar Modal. Informasi dan data yang ada di Galeri Investasi BEI dapat digunakan baik untuk tujuan akademik dan penelitian, maupun sebagai referensi dalam pengambilan keputusan saat melakukan transaksi jual dan beli Efek.

Editor: Rachmad Subiyanto

Berita Terkini Lainnya