ASN Kaltara Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0

Oleh: Eldwin Sangga 28 Maret 2018 | 20:15 WIB
ASN Kaltara Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0
Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Antara

Bisnis.com, TARAKAN – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan para Aparatur Sipil Negara (ASN), tak terkecuali di Kaltara harus bersiap era revolusi industri 4.0. Yaitu era di mana pemanfaatan teknologi informasi (internet) sangat penting dalam produksi di dunia industri.

Dalam rilisnya, di sela-sela menghadiri acara Presidential Lecture di Istora Senayan Jakarta, Selasa (27/3), Irianto mengatakan fokus utama kegiatan tersebut adalah arahan Presiden Joko Widodo.

Ada sejumlah hal yang menjadi perhatiannya di antaranya, keyakinan bahwa pemerintahan juga negara akan segera maju, apabila memiliki birokrat yang tangguh dan pekerja keras demi bangsa dan negara.

“Perubahan itu cepat sekali terjadi, termasuk ilmu pengetahuan yang terus berkembang pesat. Aparatur pemerintahan, utamanya di Kaltara wajib menyesuaikan diri,” ujar Irianto.

Aparatur pemerintahan dan kader yang dipersiapkan sebagai pemimpin masa depan, juga harus siap menghadapi era revolusi industri 4.0 yang memunculkan perubahan dan tantangan baru.

“Landscape kehidupan bakal berubah, baik landscape kehidupan sosial-budaya, ekonomi juga teknologi. Pemerintah, utamanya Pemprov Kaltara saya minta bekerja lebih cepat lagi, responsif, tanggap dan efisien dalam urusan birokrasi. Begitu yang diharapkan Presiden, dan tengah dilakukan Kaltara,” kata Irianto.

Hal itu dilakukan karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan bersih.

“Birokrasi akan dipersiapkan seperti yang diharapkan Presiden. Khususnya, bagi ASN yang baru, saya minta terus mengikuti perubahan teknologi, gagasan, inovasi, termasuk dinamika politik dan ekonomi saat ini. Dan, yang terpenting adalah, mendengarkan keinginan masyarakat,” tuturnya.

Selain arahan Presiden, ada beberapa hal penting lainnya yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur.

Gubernur mengingatkan, setiap ASN di Kaltara hendaknya memahami penuturan Menpan-RB. Salah satunya yang menyebutkan bahwa ASN Zaman Now itu, memiliki komitmen untuk bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) juga siap melayani sepenuh hati.

Pada acara yang dihadiri 5.165 CPNS dari berbagai kementerian itu, turut hadir beberapa pembicara ternama. Di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, CEO Gojek Nadiem Makarim, dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latief.

Di sela kegiatan yang puncaknya adalah Kuliah Umum dari Presiden RI Joko Widodo itu, Gubernur sempat berdiskusi dengan Hadiyanto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

“Banyak hal kami bincangkan dalam diskusi yang santai ini. Utamanya untuk kepentingan Kaltara,” beber Irianto.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya