Pupuk Kaltim Salurkan 536.758 Ton Urea Bersubsidi

Oleh: Choirul Anam 13 Mei 2018 | 06:13 WIB
Pupuk Kaltim Salurkan 536.758 Ton Urea Bersubsidi
Salah satu unit produksi Pupuk Kaltim./PupukKaltim.com

Bisnis.com, MALANG—Pupuk Kaltim sebagai anak Perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan 536.758 ton urea bersubsidi atau 36% dari alokasi SK MenteriPertanian RI dan 69.187 ton NPK subsidi atau 42% dari alokasi SK Menteri Pertanian RI sampai dengan7 Mei 2018.

Superintendent Hubungan Internal Departemen Humas Pupuk Kaltim, Nurdi Saptono menegaskan dalam mengamankan distribusi pupuk subsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, perusahaan tersebut telah meningkatkan stok di daerah melebihi dari ketentuan yang berlaku.

“Pupuk Kaltim menyediakan stok Urea subsidi total sebesar 345.533 ton,” katanya dalam keterangan resminya, Sabtu (12/5/2018).

Pupuk Kaltim memberikan edukasi terkait penyaluran dan stok pupuk subsidi kepada insan media yang ada di wilayah pemasaran Pupuk Kaltim.

Edukasi dilaksanakan melalui kegiatan Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour yang rutin dilakukan setiaptahun. Tahun ini, sosialisasi dimulai di Surabaya pada 9 Mei 2018 di Hotel Santika Premiere dan Malang pada 11 Mei 2018 di Hotel Ijen Suite.

Rincian stok Urea subsidi di Lini I atau gudang pabrik sebesar 5.497 ton, stok Urea subsidi Lini II atau Gudang Provinsi sebesar 84.484 ton dan stok Urea subsidi di Lini III atau Gudang Kabupaten sebesar 254.269 ton.

Sedangkan untuk total stok NPK subsidi sebesar 22.592 ton, dengan rincian stok pada Lini I atau gudang pabrik sebesar 9.960 ton dans tok di Lini III atau Gudang Kabupaten sebesar 12.632 ton.

Adapun serapan Urea subsidi tertinggi yaitu di provinsi JawaTimur, yaitu sebesar 225.306 ton, sedangkan serapan NPK subsidi tertinggi di Kalimantan Selatan, yaitu sebesar 20.953 ton.

Superintendent Pemasaran Jatim 2 Departemen Pemasaran PSO 1 Pupuk Kaltim Sugiyono Masheri menambahkan untuk menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh SK Mentan, pengadaan pupuk bersubsidi selain dari pusat produksi di Bontang, Kaltim juga akan dipasok dari beberapa Distribution Center (DC) yang tersebar di Surabaya, Banyuwangi dan Makassar.

“Proses pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan menggunakan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup dengan siste mdistribusi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga untuk memperoleh pupuk, petani diwajibkan menyusun RDKK,” ucapnya,

Staf Pelayanan & Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Ajang Christrianto menambahkan kegiatan antisipatif lainnya yang terus dilakukan Pupuk Kaltim, yakni dengan meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning and Control System (DPCS).

Selain itu, Pupuk Kaltim juga menyediakan jaringan bebas pulsa untuk petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisasi adanya permasalahan yang timbul terkait penyaluran pupuk bersubsidi. “Silahkan menghubungi nomor 0800-100-6789,” katanya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya