Rp2 Triliun Uang Pecahan Masih Tersedia di Kalimantan Barat

Oleh: Caroline Voermans 29 Mei 2018 | 11:05 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, PONTIANAK - Menjelang lebaran banyak warga yang akan menukarkan uangnya dengan pecahan yang lebih kecil. Untuk melayani penukaran ini, Bank Indonesia sudah menyiapkan Rp3,2 triliun. Hingga saat ini sudah Rp1,2 triliun uang pecahan yang beredar di masyarakat, Jadi, masih ada sekitar Rp2 triliun uang pecahan yang belum dimanfaatkan.

Terdapat 61 titik penukaran uang pecahan dengan melibatkan beberapa bank yang ada di Kalbar. Layanan ini merupakan bentuk realisasi program 1.000 Titik penukaran se-Indonesia yang dicanangkan Bank Indonesia.

"Untuk Kalbar itu, ada 61 titik. Ada yang di Putusibau, Ketapang, Sambas, hingga Sintang. Termasuk BPR. Kita juga melibatkan 15 BPR dalam layanan ini," jelas Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah, Sistem Pembayaran dan Layanan Administrasi, Kapsulani di Pontianak, Senin (28/5/2018).

Di Pontianak, Bank Indonesia bekerja sama dengan lima bank meluncurkan layanan penukaran uang terpadu. Layanan penukaran akan dilakukan secara bergiliran oleh 5 perbankan yang ada di Pontianak, yaitu; Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA dan Bank Kalbar.

Sama seperti kas keliling, bank yang mendapatkan giliran akan mangkal di satu tempat untuk membuka loket penukaran. Tempat mangkal juga akan berbeda setiap harinya sesuai jadwal yang sudah dibuat.

"Hari ini kita kumpulkan dulu di sini kelima bank itu. Besoknya baru bergiliran," tambah Kapsulani.

Setiap harinya, mobil keliling ini akan membawa sekitar 300 juta hingga 350 juta. Masyarakat bisa menukarkan uang dengan pecahan 20 ribu, 10 ribu, 5 ribu dan 2 ribu. Masyarakat tidak dibatasi dalam menukarkan jumlah uangnya.

Namun Kapsulani menegaskan, penukaran hanya untuk perorangan. Tidak untuk kalangan coorporate atau perusahaan.

"Kalau untuk penukaran dalam jumlah besar, akan kita arahkan ke bank langsung," tegasnya.

Penukaran uang terpadu akan berlangsung hingga tanggal 8 Juni. Masyarakat harus melihat jadwal dan tempat penukaran terlebih dahulu.

Mobil keliling ini akan mangkal di tempat yang menjadi pusat keramaian seperti Megamall Ayani, Gedung BI lama dan pasar juadah Mujahidin. Waktu penukaran dibuka pukul 09.00 WIB hingga sore hari pukul 17.00 WIB.

"Ini merupakan service kita untuk mendekatkan masyarakat dalam hal menyediakan kebutuhan uang. Karna salah satu misi Bank Indonesia adalah menyediakan uang yang cukup, kualitas bagus, layak edar dan tepat waktu," ujarnya lagi.

 

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya