Layanan Berbasis Teknologi, Taspen Percepat Peningkatan Kesejahteraan ASN di Kaltim

Oleh: Sophia Handayani 01 September 2018 | 00:58 WIB
Layanan Berbasis Teknologi, Taspen Percepat Peningkatan Kesejahteraan ASN di Kaltim
Karyawan melayani nasabah di Kantor Cabang PT Taspen/JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemprov Kaltim memberikan apresiasi yang tinggi pada kinerja Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) yang selama ini berpihak pada para Aparatur Sipil Negara (ASN). Diantaranya berupa kemudahan dalam mengakses layanan Taspen melalui Layanan 1 Jam, Layanan Klim Otomatis bagi ASN dan pejabat negara yang memasuki masa pensiun.

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PT Taspen yang digelar di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (31/8/2018), Pj Sekprov Kaltim, Meiliana mengatakan Rakernas Taspen dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada para ASN.

"Selain itu, Taspen dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan dan pejabat negara, agar para pegawai negeri setelah pensiun benar-benar sejahtera di hari tuanya," kata Meiliana.

Dikatakan, keberadaan Taspen di Provinsi Kaltim haruslah dapat dirasakan oleh ASN yang berjumlah sebanyak 66.302 pegawai, sehingga dengan dukungan teknologi yang ada dan profesionalitas pegawainya akan mampu memberikan layanan yang terbaik bagi ASN di Kaltim ini.

Taspen, kata Meiliana, juga telah melakukan terobosan dengan bekerjasama dengan Bank Mandiri Taspen yang juga merupakan anak perusahaan Taspen dalam rangka pembiayaan pembelian rumah bagi para ASN dengan uang muka (DP 0%). Menariknya, kepemilikan rumah tersebut bisa dilakukan cross over ketika masih aktif sampai masa pensiun dengan usia hingga 70 tahun dengan tenor pinjaman sampai dengan 20 tahun.

"Program seperti ini sejalan dengan pemikiran Gubernur Kaltim yang menginginkan Aparatur Sipil Negara di Kaltim segera memiliki rumah. Apalagi di Kaltim lahan masih sangat luas. Kemudahan seperti inilah yang sangat diharapkan oleh para ASN di Kaltim dan setidaknya terobosan seperti ini juga bisa ditiru oleh lembaga lainnya di provinsi ini," tegas Meiliana.

Sementara Dirut PT Taspen Iqbal Latanro mengatakan isu-isu strategis yang dibahas pada Rakernas Taspen 2018 ada lima aspek diantaranya kepemimpinan, revitaslisasi Taspen sebagai pengelola jaminan sosial ASN, sosialisasi dan implementasi program jaminan hari tua dan jaminan pensiun bagi ASN dan pejabat negara.

"Aspek efektivitas produk dan proses antara pengembangan aplikasi Taspen care, implementasi Taspen Branchless, optimasliasi pelayanan klim otomatis melalui kinerja anak perusahaan host to host PNS pusat dan daerah serta optimalisasi fungsi smart card," kata Iqbal Latanro.

Editor: Andhika Anggoro Wening

Berita Terkini Lainnya