Sinar Mas Wisesa Segera Luncurkan Klaster Baru di Grand City Balikpapan

Oleh: Sophia Andayani 09 Oktober 2018 | 23:33 WIB
Sinar Mas Wisesa Segera Luncurkan Klaster Baru di Grand City Balikpapan
Salah satu rumah contoh di Grand City Balikpapan./Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN—PT Sinar Mas Wisesa, anak usaha Sinar Mas Land Group, segera meluncurkan klaster keempat yang diberi nama Hayfield dengan menyasar segmen konsumen yang lebih luas.

Head Division Kalimantan dan Sulawesi PT Sinar Mas Wisesa Limjan Tambunan mengatakan hampir seluruh pemain properti di Balikpapan menyasar segmen rumah dengan harga Rp500 juta - Rp600 juta. Selama ini, katanya, ada anggapan bahwa konsumen Grand City adalah yang berada pada kelas pendapatan middle-up.

"Kami ingin mengubah mindset masyarakat di Balikpapan bahwa Grand City ini bukan hanya untuk konsumen middle-up tetapi untuk semuanya," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (9/10/2018).

Dia mengatakan ada 93 unit yang akan dilaunching menyasar ke segmen yang lebih luas ini dengan tipe rumah mulai ukuran 47/60, 47/72, hingga 57/90. Limjan mengaku masih optimistis dengan pasar properti yang ada di Balikpapan meski masih ada perlambatan ekonomi di Kalimantan Timur.

Selama kurun waktu empat tahun terakhir, total penjualan unit sudah mencapai 900 unit. Dia mengakui ada perlambatan pertumbuhan karena kondisi ekonomi beberapa tahun terakhir berbeda dengan saat ekonomi Kaltim berada di puncaknya. "Ada perlambatan memang tidak seperti pada 2012 - 2013 yang penjualannya melejit," katanya.

Selain pembangunan klaster baru, Limjan menyebut juga ada pembangunan fasilitas yang akan menunjang seluruh kawasan di Grand City. Pertama, pembangunan danau yang juga dimanfaatkan sebagai bendungan pengendali banjir (Bendali). Pemkot Balikpapan telah mewajibkan pembangunan Bendali tersebut guna mencegah banjir di sisi hilir. Selain itu, ada juga pembangunan jogging track di sekeliling danau serta area komersial yang dapat menjadi meeting point bagi warga Balikpapan.

Adapun, luas total kawasan Grand City mencapai 224 hektare. Saat ini, telah dibangun 900 unit rumah di atas lahan seluas 80 hektare.

Editor: Rachmad Subiyanto

Berita Terkini Lainnya