The Gade Craft & Gold, Program Inkubasi Bisnis Pegadaian

Oleh: Sophia Andayani 07 Desember 2018 | 08:30 WIB
The Gade Craft & Gold, Program Inkubasi Bisnis Pegadaian
Peserta menyimak materi dari instruktur dalam pelatihan merajut pada program The Gade Craft & Gold./JIBI-Sophia Andayani

Bisnis.com, BALIKPAPAN—PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan berinisiatif membentuk inkubator bisnis melalui program The Gade Craft & Gold dengan menggandeng pelaku seni yang ada di Kota Balikpapan.

Kepala PT Pegadaian (Persero) Tbk Kantor Wilayah IV Balikpapan, Dwi Wuryantadi, mengatakan dalam menjalankan usaha, pihaknya tidak hanya berorientasi pada business value tetapi juga pada social value untuk meningkatkan kapasitas sosial ekonomi.

“The Gade Craft & Gold adalah wadah yang kami siapkan untuk mengawal teman-teman pelaku industri kreatif di kota ini dari hulu hingga hilir. Mulai dari skill, pemodalan dan pemasaran,” katanya, Kamis(6/12/2018).

Assistant Vice President PT Pegadaian (Persero) Eko Wahyudiharto mengatakan The Gade Craft & Gold juga dapat menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk berkembang. Pihaknya juga memiliki program kemitraan untuk pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan beberapa kriteria, seperti usia usaha sudah mencapai minimal setahun dan memiliki cashflow yang jelas untuk dapat melihat kemampuan usahanya.

“Semoga industri kreatif di Balikpapan khususnya dan Kalimantan terus tumbuh karena selama ini Kalimantan masih hidup hanya dari sektor migas dan tambang, dan industri kreatif dan pariwisata cenderung masih belum optimal. Dengan adanya The Gade Craft and Gold diharapkan dapat memfasilitasi industri kreatif di Balikpapan," tambah Eko.

Sementara itu, Sekretaris Disperinkop UKM Kota Balikpapan Malik Effendi mengatakan pihaknya mendukung peluncuran tempat nongkrong anak muda dengan menampilkan display kerajinan masyarakat Balikpapan.

“Ini program barunya Pegadaian. Tujuan memberikan wadah baik belajar untuk pelatihnya pengembangan produk maupun pemasaran. Pegadaian sudah ambil peran lebih besar dari sekedar pelayanan bisnis konvensional dan mulai melirik potensi industri kreatif Balikpapan.Patut dicontoh karena ini luar biasa,”ujar Malik.

Menurutnya jika semua BUMN ramai-ramai dengan memberikan ruang, pelatihan dan pembinaan serta pemasaran produk UMKM dipastikan sektor UMKM akan semakin maju dan kuat untuk berdaya saing.

“Kalau UMKM dikeroyok ramai-ramai BUMN atau sektoral lainnya untuk memajukan UMKM pasti kita akan makin bagus dari sisi produk terutama kualitas dan design,” pungkasnya.

Editor: Rachmad Subiyanto

Berita Terkini Lainnya