PERMINTAAN HUNIAN : Minat Pasar Mulai Bergairah

Pengembang memperkirakan tahun ini merupakan fase upswing karena minat pasar mulai bergairah disusul dengan penjualan dan persaingan yang meningkat.
Zufrizal | 15 Januari 2018 02:00 WIB
Foto ilustrasi perumahan. - Bisnis Rahman

JAKARTA — Pengembang memperkirakan tahun ini merupakan fase upswing karena minat pasar mulai bergairah disusul dengan penjualan dan persaingan yang meningkat.

AVP Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) Agung Wirajaya mengatakan bahwa tingginya permintaan di sektor properti serta stabilnya pertumbuhan ekonomi, membuat Indonesia menjadi incaran para investor properti.

Selain itu, pengembangan kawasan berbasis moda transportasi massal juga diperkirakan semakin marak.

“Indeks harga properti akan mengalami pertumbuhan pada tahun ini, sedangkan indeks suplai properti juga diperkirakan mengalami pertumbuhan pada akhir tahun nanti,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (13/1).

Agung menambahkan bahwa pertumbuhan suplai tersebut itu berasal dari proyek yang dibangun tahun lalu, tetapi tidak rampung dan akhirnya bergeser pada tahun ini.

“Seiring dengan berjalannya waktu, nilai investasi di sektor properti akan terus meningkat, begitu pula dengan pasokannya, meskipun ada kemungkinan proyek yang direncanakan rampung 2018 akan bergeser ke 2019 karena melihat perkembangan pasar.”

Konsumen, kata Agung, akan mencari perumahan tipe klaster, terutama di wilayah satelit kota besar dengan akses menuju pintu tol dan sarana transportasi massal.

Seiring dengan bertumbuhnya suku bunga untuk kredit pemilikan apartemen, maka akan terjadi pertumbuhan yang moderat pada hunian jenis apartemen.

“Kepuasan masyarakat terhadap pertumbuhan sektor properti akan membuat optimisme konsumen yang tinggi dalam membeli rumah," tuturnya.

Secara umum, Agung menjelaskan bahwa pasar properti Indonesia pada tahun ini akan lebih menarik dan prospektif dibandingkan dengan tahun lalu.

“Tahun ini, pasar properti akan sedikit lebih bergairah dan ini merupakan kesempatan yang tepat untuk membeli properti, baik untuk dihuni sendiri maupun sebagai sarana investasi.”

Hingga kini, APLN terus berkontribusi dalam menyediakan properti di Tanah Air. Setelah 48 tahun fokus di bidang properti khususnya residensial, perseroan yakin tahun ini proyek-proyek unggulannya akan terus tumbuh dan menjadi kebanggaan para pemangku kepentingan di wilayah mereka.

“Kami yakin proyek-proyek yang sedang progres maupun yang saat ini tengah dipasarkan dapat menjadi investasi yang sangat menjanjikan,” paparnya.

Agung mengatakan bahwa APLN tengah mengembangkan delapan proyek berskala besar yaitu Orchard Park Batam, Podomoro City Deli Medan, Borneo Bay City Balikpapan, Podomoro Golf View Cimanggis, Grand Madison at Podomoro City, Grand Taruma Karawang, Vimala Hills Ciawi Bogor, serta yang terbaru Podomoro Park Buah Batu, Bandung.

Tag : pasar properti
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top