GEMPA PALU-DONGGALA: Pertamina Terbangkan 20 Operator SPBU Kaltim ke Lokasi Bencana

Dukung operasional SPBU di wilayah bencana Sulawesi Tengah, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan kirimkan tenaga perbantuan operator SPBU sebanyak 20 orang.
Sophia Andayani | 01 Oktober 2018 17:21 WIB
Personel TNI mengevakuasi korban gempa dan tsunami Palu-Donggala saat tiba di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (1/10). Diperkirakan sejak evakuasi hari pertama melalui jalur udara sebanyak 2.000 warga korban gempa dan tsunami Palu-Donggala tiba di Makassar. - Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Dukung operasional SPBU di wilayah bencana Sulawesi Tengah, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan kirimkan tenaga perbantuan operator SPBU sebanyak 20 orang.

Rombongan dilepas oleh Pjs General Manager Pertamina MOR VI Muhamad Resa pada Minggu (30/9/2018) di Kantor Pertamina MOR VI Balikpapan.

Para operator tersebut ditugaskan menggantikan sementara operator setempat yang menjadi korban gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018).

Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha mengatakan bahwa sejak terjadinya gempa dan tsunami beberapa hari yang lalu, kegiatan penjualan BBM di SPBU Pertamina memang sempat terkendala.

Mengatasi hal tersebut, selain mengirimkan pasokan BBM alternatif menggunakan pesawat udara jenis Air Tractor dari Tarakan Kalimantan Utara.

Pertamina Kalimantan juga mengerahkan tenaga bantuan operator SPBU guna memberikan kesempatan bagi operator setempat yang menjadi korban untuk fokus pulih dari bencana.

Operator SPBU ini berasal dari 3 kota yakni Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara.

“Unit operasi Pertamina dari seluruh Indonesia akan berupaya semaksimal mungkin memberikan dukungan, baik dalam hal operasional distribusi bahan bakar untuk masyarakat, maupun bantuan logistik yang akan disalurkan langsung kepada para korban.”  kata Yudi.

Dijelaskan, rombongan operator ini diberangkatkan menggunakan 2 pesawat komersil dari Balikpapan untuk bertolak ke Kota Gorontalo.

Di sana, mereka akan berkumpul dengan tenaga perbantuan dari wilayah operasi Pertamina lainnya dan mengikuti arahan dari Pertamina MOR VII terkait lokasi-lokasi kerja yang harus mereka isi.

“Sesuai info yang kami dapat dari Pertamina MOR VII. Khusus untuk operator SPBU akan terlebih dahulu ditugaskan di SPBU yang berada di Kota Palu. Para operator ini akan bertugas selama maksimal 1 minggu guna menghindari permasalah psikologi seperti stres yang mungkin dihadapi di tengah wilayah bencana," tambah Yudi.

Sama halnya dengan bencana di Lombok beberapa waktu yang lalu, pihaknya bersama-sama dengan wilayah operasi Pertamina lainnya akan mengirimkan bantuan, baik yang berasal dari perusahaan maupun yang dikumpulkan dari para pekerja secara sukarela.

Tenaga relawan yang berasal dari pekerja Pertamina pun dalam proses pengumpulan guna membantu pemulihan fiksik maupun psikologis dengan menggelar kegiatan trauma healing yang dipusatkan di Posko Pertamina Peduli di wilayah bencana.

Tag : pertamina, gempa
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top