Pertamina Berhasil Perbaiki Kilang Balikpapan Sesuai Jadwal

Turn arround (TA) Kilang Balikpapan dilaksanakan berdurasi satu bulan sejak tanggal 3 Februari 2019 sampai dengan 3 Maret 2019.
Sophia Andayani | 07 Maret 2019 06:38 WIB
Kilang Balikpapan. - Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN – PT. Pertamina (Persero) berhasil melaksanakan turn arround (TA) Kilang Balikpapan sesuai dengan jadwal yang dilaksanakan berdurasi satu bulan sejak tanggal 3 Februari 2019 sampai dengan 3 Maret 2019.

Region Manager Communication and CSR Pertamina Kalimantan, Yudi Nugraha menjelaskan, selama perbaikan tersebut terdapat penurunan kapasitas produksi sekitar 10 persen. Penurunan jumlah produksi tersebut dianggap tidak terlalu signifikan mengingat jauh sebelum TA dilaksanakan pasokan untuk Kalimantan dan Kawasan Timur Indonesia sudah diamankan.

“Kilang Balikpapan memiliki kapasitas total sebesar 260.000 barel per hari, terdiri dari 2 unit yaitu Kilang Balikpapan I dengan kapasitas produksi 60.000 barel per hari dan Kilang Balikpapan II dengan kapasitas produksi 200.000 barel per hari,” papar Yudi ketika ditemui Bisnis, Rabu (6/3/2019)

Kilang Balikpapan memproduksi berbagai jenis bahan bakar seperti premium, pertalite, pertamax, solar, LPG, avtur, pertamina dex dan berbagai produk lainnya. Kilang Balikpapan menyuplai sekitar 26% BBM di Indonesia dan merupakan kilang terbesar kedua di Indonesia setelah Kilang Cilacap.

“Kita punya beberapa storage seperti di Lawe-lawe kita punya 7 storage dengan kapasitas 800.000 barel minyak mentah per hari, stoknya cukup aman, ada juga pipa dari Asset 5," jelasnya.

Dia menambahkan, prinsipnya Rivenery Unit (RU) V Kalimantan selama TA aman, hanya saja saat ini proses distribusi memang terkendala beberapa faktor terutama faktor cuaca ekstrem yang beberapa hari ini terjadi di Kalimantan dan sekitarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Manager HSSE RU Balikpapan, Oky Wibisono menambahkan kegiatan TA dilakukan dengan konsisten pada HSSE Golden Rules untuk menjamin aspek keselamatan, kesehatan kerja dan lindungan lingkungan.

“Sebelum melakukan aktifitas di area kilang, tenaga kerja tersebut diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pagi dan malam. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tenaga kerja yang bekerja di dalam kilang dalam kondisi fisik yang fit,” tutup Oky.

Tag : balikpapan, pertamina
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top