Banjir Landa Samarinda, 2.300 Jiwa Mengungsi

Isran menyebut bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim melaporkan korban banjir yang sudah mengungsi mencapai 2.300 jiwa dan lebih 2.000 sisanya belum mengungsi. Secara keseluruhan korban banjir kali ini diprediksi mencapai lebih 5.000 jiwa.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 10 Juni 2019 15:49 WIB
Banjir di Samarinda - Bisnis/Gloria Fransisca Katharina Lawi

Bisnis.com, SAMARINDA – Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda, dilanda banjir sejak Minggu (9/6/2019) dan 2.300 warga mengungsi.

Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor memantau banjir yang melanda Kota Samarinda dan sekitarnya seperti Kota Tenggarong dan Kota Bontang.

Isran menyebut bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim melaporkan korban banjir yang sudah mengungsi mencapai 2.300 jiwa dan lebih 2.000 sisanya belum mengungsi. Secara keseluruhan korban banjir kali ini diprediksi mencapai lebih 5.000 jiwa.

“Kita sangat prihatin dengan musibah banjir yang melanda beberapa daerah di Kaltim. Saya berharap masyarakat tetap tabah menghadapi cobaan ini,” kata Isran Noor usai memimpin apel hari pertama masuk kerja pasca liburan cuti Idulfitri 1440 H di halaman Kantor Gubenur Kaltim, Senin (10/6/2019).

Isran menambahkan Pemprov Kaltim telah berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota terdampak banjir untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan penanganan bantuan serta evakuasi korban bahkan mendirikan dapur umum.

Curah hujan yang tinggi dan terjadinya pendangkalan Sungai Karang Mumus, Sungai Karang Asam dan Sungai Air Putih diperkirakan menjadi penyebab banjir.

Dia memprediksi pendangkalan dari ketiga sungai tersebut sudah mencapai 75 persen hingga 80 persen.

Melalui Satpol PP Kaltim, Dinas Sosial dan BPBD, Pemprov Kaltim juga memberikan bantuan kepada para korban, bekerja sama dengan instansi tehnis dan para relawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banjir

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top