Lebih Ekonomis, Pertamina Hulu Mahakam Teken Kontrak dengan Imeco

Direktur Utama PHM Eko Agus Sardjono mengatakan, saat ini tantangan pengembangan lapangan di Mahakam adalah cadangan minyak dan gas yang semakin marginal.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 10 September 2019  |  22:15 WIB
Lebih Ekonomis, Pertamina Hulu Mahakam Teken Kontrak dengan Imeco
Pertamina Hulu Mahakam, di RIG Maera, South Tunu, Blok Mahakam, Kalimantan Timur

Bisnis.com, BALIKPAPAN-- Operator wilayah kerja Mahakam, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) meneken kontrak Provision of Wellhead & X-Mas Tree Material Equipment and Services dengan PT Imeco Inter Sarana (Imeco).

Direktur Utama PHM Eko Agus Sardjono mengatakan, saat ini tantangan pengembangan lapangan di Mahakam adalah cadangan minyak dan gas yang semakin marginal.

Alhasil, lanjut dia, hal itu memerlukan terobosan dan inovasi rancangan produk Wellhead & X-Mas Tree yang lebih efektif dan efisien agar pengembangan lapangan di wilayah kerja Mahakam lebih ekonomis.

"Wellhead & X-Mas Tree yang dibutuhkan ini merupakan barang kategori Non-Wajib pada saat tender. Hasil pengadaan membuahkan komitmen capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 28,74 persen, lebih tinggi dari batasan minimal TKDN yang disyaratkan 10 persen," jelasnya melalui keterangan resmi Selasa (10/9/2019).

Dia melanjutkan, melalui penandatanganan kontrak ini SKK Migas telah membuktikan bahwa pemberdayaan industri dalam negeri tidak selalu memerlukan preferensi harga. Hal itu terbukti dengan adanya efisiensi sebesar US$9,2 juta atau Rp 138 miliar dari anggaran yang disetujui SKK Migas.

Ia menambahkan, SKK Migas akan terus mendorong agar dalam pelaksanaan kontrak ini PHM dan Imeco terus meningkatkan penggunaan tenaga kerja dan bahan baku dalam negeri sehingga kandungan lokal dapat mencapai 42 persen atau melebihi target (roadmap).

Selain itu SKK Migas juga mengajak dan mendorong KKKS untuk selalu berperan aktif dalam memberdayakan dan mengembangkan penyedia jasa (vendor) dalam negeri sesuai dengan ketentuan Pedoman Tata Kerja (PTK) Nomor 007 tentang Pengadaan Barang dan Jasa KKKS.

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Tunggal menyebutkan bahwa dalam upaya peningkatan kapasitas nasional harus tetap memperhatikan harga yang wajar serta memenuhi standar kualitas dan waktu pengiriman. 

Hal tersebut merupakan upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi di wilayah kerja Mahakam agar sesuai target pemerintah.

“SKK Migas mendorong adanya peningkatan kapasitas nasional dalam mendukung kegiatan usaha hulu migas, namun tetap harus memperhatikan harga yang wajar, memenuhi kualitas produk serta waktu pengiriman yang tepat,”ujarnya

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top