Survei LSI: Publik Butuh Sosok Pemimpin Parpol Kaum Muda

Oleh: Muhammad Khamdi 24 Februari 2015 | 23:55 WIB
Survei LSI: Publik Butuh Sosok Pemimpin Parpol Kaum Muda
Lembaga Survei Indonesia (LSI) menilai publik membutuhkan regenerasi pimpinan atau figur pemimpin di tubuh partai politik yang ada di Indonesia./JIBI

Bisnis.com,SEMARANG — Lembaga Survei Indonesia (LSI) menilai publik membutuhkan regenerasi pimpinan atau figur pemimpin di tubuh partai politik yang ada di Indonesia.

Direktur Riset Hendro Prasetyo mengatakan generasi ke depan diharapkan politisi muda bisa tampil menjadi pimpinan partai politik.

Survei yang dilakukan LSI dilakukan secara nasional pada 10-18 Januari 2015, dengan kesimpulan yakni 4,2% responden sangat setuju dan 55,8% setuju kepemimpinan di partai politik sebaiknya dipimpin generasi muda.

“Sudah saatnya kaum muda menjadi pemimpin parpol,” kata Hendro dalam diskusi publik “Regenarasi Politik dan Peran Veto Player di Partai Politik” yang diselenggarakan LSI bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang, Selasa (24/2/2015).
 
Dalam kegiatan survey, LSI melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi dengan margin of error kurang lebih 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Dari total responden, 26,7% menyatakan kurang setuju, 0,8% menyatakan sangat tidak setuju serta 12,6% tidak tahu atau tidak menjawab.
 
Tentang alasan perlunya regenerasi, karena 50,1 responden beranggapan pemimpin muda di tubuh partai politik diyakini akan lebih sesuai dengan tuntutan dan perkembangan bangsa. Responden yang menyebutkan kepemimpinan politisi senior di partai politik akan lebih baik karena dianggap berpengalaman, hanya mencapai 35,6%. Sedangkan 14,3% responden tidak menjawab atau tidak tahu.
 
Menurut Hendro, ketika responden diminta menyebutkan siapa politisi yang pas sebagai ketua umum partai politik, pilihan responden masih didominasi oleh nama-nama politisi senior.

“Kondisi ini menandakan bahwa regenerasi pemimpin di tubuh parpol kurang maksimal karena politisi muda kurang mendapatkan ruang yang cukup,” lanjut Hendro.


Ketua PDI Perjuangan Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mengatakan, partainya sangat mengakomodir politisi muda. Dia mengklaim kaderisasi di PDIP cukup bagus mengingat banyak kader muda muncul, baik di eksekutif maupun legislatif.

“Lihat sendiri, sekarang kader muda mulai bermunculan di publik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Tengah, Yusuf Chudlori menyatakan kalangan muda jangan sampai apriori dan pesimis terhadap partai politik. Karena, untuk melakukan perubahan sistem di negeri ini harus melalui partai politik.  

“Oleh karena itu, kaum muda jangan sungkan untuk terjun ke partai politik,” ujarnya.

Editor: Martin Sihombing

Berita Terkini Lainnya