Karet Penyumbang Ekspor Terbesar Kalbar

Oleh: Yanuarius Viodeogo 02 Maret 2017 | 16:46 WIB
Pekerja mengangkat getah karet/Antara-Budi Candra Setya

Bisnis.com, PONTIANAK-–Golongan karet dan barang dari karet berkontribusi besar terhadap nilai ekspor Kalimantan Barat yang mengalami kenaikan pada Januari 2017 dibandingkan dengan periode Desember 2016.

Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar (BPS) Kalbar Pitono mengatakan ekspor karet dan barang dari karet pada Januari 2017 senilai US$36,03 juta atau naik senilai US$11,15 dari bulan sebelumnya US$24,88 juta.

“Kemudian yang naik besar itu bahan kimia non-organik dengan nilai dari US$13,18 juta pada Desember 2016 menjadi US$30,34 juta pada Januari 2017. Masing-masing peran terhadap total ekspor dari barang karet dan non-organik mencapai 41,19% dan 34,68%,” kata Pitono kepada Bisnis, Rabu (1/3).

Adapun total nilai ekspor Kalbar naik 39,34% dari US$62,78 juta pada Desember 2016 menjadi US$87,48 juta pada Januari 2017. Kenaikan ekspor Kalbar juga terjadi sejak Januari hingga akhir 2016 sebesar 174,92% atau US$623,42 juta.

Ekspor Kalbar juga disumbang oleh golongan kayu, barang dari kayu yang mencapai US$9,80 juta pada Januari 2017 atau sebesar 11,20 persen. Selanjutnya, dari lemak dan minyak hewan nabati senilai US$4,73 juta atau senilai 5,41%.

Sementara produk ekspor lainnya, menurut Pitono, yakni golongan barang penyumbang ekspor yaitu tembakau, buah-buahan, ampas atau sisa industri makanan, ikan dan udang, perabot, penerangan rumah, bijih, kerak dan abu logam yang totalnya mencapai US$5,82 juta.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya