Pertama Kali, PLN Kaltimra Sediakan SPLU di Balikpapan

Oleh: Nadya Kurnia 04 September 2017 | 11:45 WIB
Pekerja melakukan perbaikan jaringan kabel listrik di Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (12/7)./ANTARA-Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, TARAKAN - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur dan Utara meresmikan Stasiun Penyedia Listrik Umum yang pertama untuk Kota Balikpapan hari ini, Senin (4/9/2017).

Sarana yang telah disediakan oleh perseroan sejak 2015 itu kini berjumlah 875 SPLU yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya di Jakarta, Bandung, Bangka Belitung, Riau dan Kepulauan Riau, Muara Bungo, Bengkulu, Lampung, Manado, Gorontalo, Palu, Kotamobagu, Yogyakarta, Bali, dan lain-lain.

SPLU pertama Balikpapan berlokasi di Kelurahan Manggar, di sekitar Asrama Haji Balikpapan. Rencananya, peresmian akan dilangsungkan sore ini dan dihadiri oleh jajaran manajemen perseroan.

"Hal ini sudah dipersiapkan sejak lama untuk menjawab tantangan di masa depan. PLN sudah menyiapkan SPLU dari jauh-jauh hari. Kami yakin bisa memenuhi ketersediaan SPLU dengan kualitas maksimal, apalagi daya pasok energi listrik juga sudah mencukupi" ujar GM PLN Wilayah Kaltimra Riza Novianto Gustam, Senin (4/9/2017).

Sementara itu, Manajer PLN Area Balikpapan Natan mengatakan stasiun tersebut telah beroperasi sejak Kamis (31/8/2017) silam. Menurutnya, fokus SPLU adalah untuk memfasilitasi aktifitas pedagang kaki lima.

"Tentunya ini juga akan banyak membantu mereka jika dibandingkan dengan penerangan melalui genset pribadi", jelas Natan.

Inovasi PLN melalui SPLU ini, pada awalnya memang dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum, seperti untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau PKL.

Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, SPLU pun dapat digunakan untuk mengisi ulang energi kendaraan listrik.

Untuk menggunakannya, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

Secara umum, SPLU sendiri terbagi menjadi dua tipe, yaitu tipe hook yang dapat ditemui di tiang-tiang milik PLN, dan tipe standing yang menjadi suatu bangunan tersendiri. Sementara, SPLU yang terdapat di Balikpapan adalah SPLU dengan tipe hook. SPLU tipe hook terdiri dari 2 kWh Meter dan setiap meter memiliki daya 5.500 VA.

"Ke depannya, keberadaan SPLU di Balikpapan ditargetkan akan bertambah seiring dengan kebutuhan konsumen, termasuk kebutuhan pengisian energi kendaraan listrik di tempat umum," tutup Natan. 

 

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya